Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Menjalani masa pembinaan bukan berarti berhenti mengejar cita-cita. Sebanyak 21 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga kini mendapat kesempatan kembali mengenyam pendidikan melalui Program Pendidikan Kesetaraan atau Kejar Paket.

Program tersebut resmi dibuka Rutan Salatiga bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kota Salatiga, Rabu (23/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Salatiga mulai pukul 09.00 WIB itu menjadi langkah nyata dalam memberikan hak pendidikan bagi warga binaan sekaligus memperkuat proses pembinaan agar mereka memiliki bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Salatiga, Anda Tuning Supiluhu menegaskan, pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan meningkatkan kualitas diri warga binaan.

“Pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam pembinaan karena mampu membentuk karakter, meningkatkan pengetahuan, serta memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh sehingga menjadi pribadi yang lebih baik, lebih percaya diri, dan siap menjalani kehidupan yang lebih positif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Anda Tuning.

Tak ingin suasana belajar terasa kaku, Kepala Rutan juga memberikan sentuhan berbeda dengan menggelar mini games berupa sesi tanya jawab.

Warga binaan yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan voucher telepon sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka mengikuti program pendidikan.

Suasana aula pun berubah lebih interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga permainan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan motivasi belajar.

Salah satu peserta, Liswanto mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk kembali belajar.

“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Rutan Salatiga serta SPNF SKB Kota Salatiga yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar lagi. Program ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus memperbaiki diri, menambah ilmu, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkap Liswanto.

Melalui kerja sama dengan SPNF SKB Kota Salatiga, Rutan Kelas IIB Salatiga berharap Program Pendidikan Kesetaraan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Program ini menjadi bagian dari pembinaan yang humanis dan inklusif, dengan tujuan membekali warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan yang produktif setelah menyelesaikan masa pidana.

Bagi Rutan Salatiga, pendidikan bukan hanya soal mendapatkan ijazah, tetapi juga membuka pintu perubahan agar warga binaan memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.(*)