Laporan: Tambah Santoso
BLORA | HARIAN7.COM – Pagi yang seharusnya digunakan untuk mencari pakan ternak berubah menjadi petaka bagi Jumari (39), warga Desa Temurejo, Kecamatan Blora. Pria tersebut mengalami sengatan listrik sebelum terjatuh dari pohon randu setinggi sekitar 8 meter di wilayah Dukuh Belik, Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Sabtu (30/5/2026).
Korban yang mengalami sejumlah luka serius akibat sengatan listrik dan benturan keras saat jatuh langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di pinggir jalan turut tanah Dukuh Belik. Namun laporan resmi baru diterima pihak kepolisian sekitar pukul 08.00 WIB dari seorang warga bernama Yanti.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, korban saat itu sedang mencari rambanan atau daun-daunan untuk pakan ternak dengan memanjat pohon randu yang tingginya mencapai sekitar 8 meter.
“Saat berada di atas, diduga tanpa sengaja tubuh korban bersentuhan dengan kabel aliran listrik yang melintas di dekat pohon dari tiang listrik,” ujar AKP Midiyono.
Sengatan listrik tersebut diduga membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terpental dan jatuh ke tanah dari ketinggian. Beberapa saat kemudian, seorang saksi bernama Tayib yang sedang melintas di lokasi melihat korban sudah dalam kondisi terlentang di bawah pohon.
Menyadari situasi darurat itu, Tayib bersama saksi lainnya, Subari, segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menuju UGD RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik pada telapak tangan kiri dan punggung kaki kiri. Selain itu, korban juga menderita luka sobek pada bagian dahi serta memar di area dada akibat benturan keras saat menghantam tanah.
Meski mengalami luka cukup serius, korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar saat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Saat ini korban dalam keadaan sadar dan sedang menjalani perawatan intensif di UGD RSUD dr. R. Soetijono Blora,” imbuh AKP Midiyono.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Kapolsek Blora AKP Nur Dwi Edie W bersama Kanit Reskrim IPDA Eko Purnomo dan anggota piket langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga mendata identitas korban dan para saksi serta memastikan kondisi korban di rumah sakit.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi memastikan insiden tersebut merupakan kecelakaan murni dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun kekerasan.
Polres Blora pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik, terutama ketika memanjat pohon untuk mencari pakan ternak.
“Kami mengimbau warga yang mencari rambanan atau bekerja di dekat jaringan listrik agar selalu berhati-hati. Pastikan jarak aman dari kabel listrik. Jika harus naik pohon yang posisinya dekat dengan tiang atau kabel, mintalah pendampingan dan gunakan alat pengaman. Ingat, keselamatan adalah yang paling utama,” pungkas AKP Midiyono.









Tinggalkan Balasan