KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM — Sebuah kebakaran hebat melanda rumah seorang Ketua RT di Dusun Krajan, Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang pada Sabtu (23/5/2026) siang.
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco menerangkan bahwa api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada alat penanak nasi (magicom).
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada alat penanak nasi atau magicom yang berada di ruang makan,” bebernya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.45 WIB saat pemilik rumah, Sudarto, sedang pergi memanen padi di sawah.
Di dalam rumah, hanya ada sang istri yang sedang terbaring sakit. Istri korban tiba-tiba melihat kobaran api muncul dari meja makan tempat magicom berada.
Karena kondisinya yang lemah, ia hanya bisa berteriak meminta tolong dari tempat tidur hingga akhirnya warga datang menyelamatkannya.
Bahan bangunan rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan menjalar. Selain menghanguskan dua unit rumah milik Sudarto, api juga merusak dinding rumah milik dua tetangganya, Indro dan Zaenuri.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah warga, polisi, dan petugas Damkar Unit Tengaran serta Ambarawa bahu-membahu menjinakkan si jago merah.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp157 juta,” terang Anang.
Anang menegaskan pentingnya memeriksa alat elektronik sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah kejadian serupa.(*)
Laporan: Shodiq









Tinggalkan Balasan