Laporan: Tambah Santoso

BLORA | HARIAN7.COM – Niat mencari rumput untuk kebutuhan sehari-hari berujung duka. Seorang warga Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di area kanal sungai kering setelah sempat dicari keluarga karena tak kunjung pulang.

Korban diketahui bernama Jasman bin Mutahir (69).

Menurut keterangan kepolisian, korban berpamitan kepada keluarga sekitar pukul 09.00 WIB untuk pergi ke ladang mencari rumput. Namun hingga siang hari ia tidak kembali. Sang istri yang mulai khawatir kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.

Pencarian itu berakhir sekitar pukul 16.00 WIB ketika warga menemukan korban di aliran sungai kering di tanah persil Dusun Kalisoko, petak 95 RPH Nglebur BKPH Nglebur KPH Cepu.

Kasihumas Polres Blora, Midiyono, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di dalam kanal.

“Korban ditemukan saksi di dalam kanal dalam posisi tertelungkup. Warga segera melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Jiken,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Jiken bersama personel terkait dan tim medis dari Puskesmas Jiken langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun dugaan penganiayaan pada tubuh korban.

Petugas hanya menemukan luka lecet pada bagian dagu, pinggang, punggung, dan tangan serta lebam pada lutut kiri. Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari lima jam sebelum ditemukan.

Keterangan keluarga juga menjadi bagian dari pendalaman. Menurut pihak keluarga, almarhum memiliki riwayat penyakit asma, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan asam urat.

Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memutuskan tidak dilakukan autopsi.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polisi turut mengingatkan masyarakat, terutama yang memiliki riwayat penyakit, agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan saat beraktivitas di area yang jauh dari permukiman atau minim akses bantuan.

Perjalanan yang dimulai untuk mencari rumput itu akhirnya berakhir bukan dengan langkah pulang, melainkan dengan warga yang datang mengantar kepulangan terakhir.