Gudang Penyimpanan Tabung Gas Meledak di Temanggung, Empat Orang Luka-luka
Laporan: Ratmaningsih
TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Gudang penyimpanan tabung gas LPG di Jalan Raya Temanggung–Bulu, Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, meledak dan terbakar pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah milik seorang warga bernama Lis. Rumah itu disewakan kepada seorang pria bernama Imam, warga Parakan, sejak awal Januari 2026.
“Yang menyewa atas nama Imam, warga Parakan. Waktu itu disampaikan untuk usaha sembako,” ujar Lis saat memantau kondisi rumahnya yang hangus terbakar.
Namun dalam perkembangannya, bangunan tersebut diduga justru digunakan sebagai tempat penyimpanan tabung gas LPG dalam jumlah besar. Saat kebakaran terjadi, petugas menemukan tumpukan tabung gas berbagai jenis di dalam gudang, termasuk LPG subsidi ukuran 3 kilogram dan bright gas.
Ledakan diduga dipicu kebocoran gas dari tabung yang tersimpan di dalam gudang. Kebocoran tersebut memicu percikan api hingga menimbulkan ledakan cukup kuat.
Warga sekitar sempat mendengar suara ledakan keras sebelum api membesar. Mereka kemudian keluar rumah dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Akibat kejadian itu, bangunan gudang hangus terbakar. Dua unit mobil yang berada di lokasi juga mengalami kerusakan, sementara beberapa bangunan di sekitarnya ikut terdampak.
Tiga orang pekerja yang berada di lokasi mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Selain itu, seorang petugas pemadam kebakaran juga mengalami luka akibat serpihan kaca saat proses pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran dari Temanggung yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi potensi ledakan susulan akibat kebocoran gas.
“Ketika sampai di lokasi kami masih mencium bau gas cukup kuat. Kami fokus mematikan sumber api dari kebocoran gas agar tidak memicu kebakaran lanjutan,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran, Satrio Wibisono.
Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, ledakan terjadi saat waktu sahur. Dugaan sementara, api dari kompor menyambar gas yang bocor di lokasi kejadian.
“Kejadiannya saat waktu sahur. Ada ledakan kemudian terjadi kebakaran. Ada empat korban dalam kejadian ini dan semuanya sekarang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Temanggung karena mengalami luka bakar,” ujar Zamrul.
Setelah api berhasil dipadamkan, polisi langsung mengamankan lokasi kejadian. Petugas juga mengevakuasi ratusan tabung LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram dari dalam gudang untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan.
Dari penyelidikan awal, polisi menemukan indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi di lokasi tersebut. Hal ini terlihat dari banyaknya tabung LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram yang tersimpan di dalam gudang.
“Dalam kejadian ini ada indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi. Mekanismenya masih kita dalami, karena di tempat kejadian perkara ditemukan tabung gas elpiji 3 kg dan 12 kg,” katanya.
Saat ini Polres Temanggung masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti ledakan, termasuk menelusuri kepemilikan serta aktivitas yang dilakukan di bangunan yang diduga menjadi tempat penyimpanan tabung gas ilegal tersebut.(*)












Tinggalkan Balasan