HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polda Jateng Perketat Pengamanan Tempat Ibadah

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna

SEMARANG, Harian7.com – Polda Jawa Tengah perketat pengamanan tempat ibadah paska terjadinya ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar yang terjadi pada Minggu (28/3).

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan Untuk mengantisipasi kejadian serupa Polda Jateng telah menyiapkan pasukan khusus anti teror bilamana akan terjadi aksi teror di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Tak Bisa Cuci Baju, Anggota Paskibraka Jateng Curhat Kepada Ganjar, 'Wah ini ada anak mama'

“Kapolda Jateng juga telah menginstruksikan agar menghadirkan kepolisian di tengah masyarakat termasuk pengamanan Gereja menjelang hari raya Paskah,”ujarnya, kepada Media, Senin (29/3).

Menurutnya, Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait yakni institusi TNI untuk melakukan kerjasama dalam hal pengamanan, pola pengamanan yang dilakukan yakni secara stasioner menempatkan anggota kepolisian. 

“Jawa Tengah tidak boleh kecolongan oleh aksi-aksi terorisme dan radikalisme ini negara hukum yang penuh dengan aturan-aturan yang diatur oleh hukum dan Undang-Undang, jadi semua warga negara wajib dan patuh pada hukum yang berlaku,”jelasnya.

Baca Juga:  Respon Keluhan, Pemprov Jateng Akan Dampingi UKM Terdampak Covid-19

Dia menambahkan, Saat ini jajaran Inteligen Polda Jawa Tengah dan Kodam IV Diponegoro tengah menggencarkan monitoring serta memantau tempat-tempat ibadah , wisata, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat keramaian lainnya.

Kemudian, lanjutnya, akan melakukan patroli di tempat-tempat dianggap rawan kriminalitas pelanggaran hukum dan pihaknya juga menghimbau pada warga masyarakat jawa tengah tetap tenang dan tidak panik.

Baca Juga:  Polda Jateng Lakukan Penyekatan di 14 Titik Posko Perbatasan Jateng

“Saat ini setiap gereja yang akan mengadakan Paskah telah menerapkan protokol kesehatan dan Jamaah yang akan hadir dibatasi dan telah terekam barcode yang telah disiapkan kepada jamaah, sehingga Tidak setiap orang boleh dan bebas masuk ke dalam gereja,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!