HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Seorang Pemulung Terkejut Setelah Melihat Bungkusan Plastik, Ternyata Isinya Mayat Orok Bayi

Lokasi penemuan mayat orok bayi.

Ungaran,harian7.com – Sesosok mayat orok bayi ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Blondo dikawasan Dusun Blondo ), Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (19/08/2018) pagi sekira pukul 07.30 Wib.

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut saat ditemukan terbungkus kantong plastik kresek warna putih rangkap tiga. Bayi malang ini diduga sengaja dibuang sesaat setelah ia dilahirkan.

Baca Juga:  Tergerak Krisis Air Bersih, PSMTI dan PMI Salatiga Gelar Baksos Bantu Air Bersih, Ratusan Warga Rela Mengantri

Menurut keterangan Kasubag Humas Polres Semarang saat di konfirmasi harian7.com mengatakan, orok mayat bayi tersebut kali pertama di temukan oleh Mali (63) yang sedang bekerja sebagai pemulung.

“Mayat orok bayi tersebut kali pertama di temukan Mali yang saat itu sedang memulung di TPA Blondo. Selanjutnya Mali memberitahukan kepada rekannya bernama Wati (33) dan Rulsilati (47) yang saat itu juga sedang memulung. Kemudian mereka melapor ke Polsek Bawen,”kata AKP Teguh.

Baca Juga:  Serah Terima Jabatan Camat Kemangkon Berjalan Tidak Sesuai Rundown
Tim medis saat melakukan pemeriksaan mayat orok bayi.

Lanjut AKP Teguh, Mendapati laporan dari masyarakat, jajaran anggota Polsek Bawen, Polres Semarang langsung ke lokasi penemuan mayat orok bayi untuk melakukan olah TKP dan selanjutnya membawa mayat orok bayi ke RSUD Ambarawa. Adapun dari hasil pemeriksaan Dokter Rudi Setiawan (Dokter Jaga RSUD Ambarawa) mayat orok bayi dengan ciri-ciri tinggi 40 cm dengan berat kurang lebih 3kg dan mayat orok bayi diperkirakan telah meninggal kurang lebih 3 hari.

Baca Juga:  Dorong Program UMKM, OJK Kolaborasi Dengan Pemprov Jateng dan IJK

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat orok bayi. Saat ini tim gabungan Polres Semarang dengan Polsek Bawen masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,”pungkasnya.(M.Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!