UNGARAN, HARIAN7. COM – Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pria berinisial JS (28), pelaku dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Perum Punsae, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Pelaku diringkus di wilayah Ampel, Kabupaten Boyolali, hanya beberapa jam setelah korban melapor.
Peristiwa penganiayaan dan pencurian ini terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110 pada pagi harinya sekitar pukul 07.50 WIB.
Menariknya, laporan masyarakat tersebut masuk saat Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan, sedang melakukan kunjungan kerja di Polres Semarang. Saat mengecek layanan Call Center 110 dan mengetahui adanya laporan curas, Kapolda langsung meninjau lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara (TKP), Kapolda memastikan proses penanganan awal, olah TKP, dan pembuatan laporan polisi oleh personel berjalan cepat serta profesional.
Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika tersangka mendatangi rumah korban dalam kondisi mabuk pada dini hari. Pelaku menggedor pintu, memaksa masuk, lalu mengambil pisau dari dapur untuk membuka paksa pintu kamar korban.
“Terjadi cekcok antara tersangka dengan korban hingga korban mengalami luka tusuk pada bagian paha kiri. Setelah itu, tersangka keluar kamar dan mengambil satu unit ponsel milik ayah korban sebelum melarikan diri,” kata AKBP Heru.
Mendapat laporan tersebut, personel Pamapta bersama piket Reskrim Polres Semarang langsung melakukan olah TKP dan memburu pelaku. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di Boyolali pada pukul 10.26 WIB.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi mengungkapkan bahwa aksi nekat tersangka ini dipicu oleh masalah pribadi.
“Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, peristiwa tersebut didasari persoalan asmara,” tegas Kapolres.
Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap tersangka. Polisi juga telah menyita barang bukti berupa satu buah kotak (dosbook) ponsel merek Motorola warna abu-abu. Sementara itu, korban yang mengalami luka paha telah mendapatkan perawatan medis.(*)









Tinggalkan Balasan