Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA, HARIAN7.COM – Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Siswa kelas 5 SDIT Nidaul Hikmah Salatiga mendapatkan pengalaman belajar berbeda melalui kegiatan Pembelajaran di Luar Sekolah (PLS) dengan mengunjungi sejumlah tempat edukatif di Solo dan Yogyakarta, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan rutin tahunan tersebut mengajak siswa belajar secara langsung melalui perjalanan menggunakan kereta rel listrik (KRL), mengenal keanekaragaman satwa di Gembira Loka Zoo, hingga mengeksplorasi berbagai wahana sains di Taman Pintar Yogyakarta.
Kepala SDIT Nidaul Hikmah Salatiga, Dony Prasetyo Nugroho, mengatakan kepada Harian7.com, Jumat (9/10/2026), kegiatan Pembelajaran di Luar Sekolah merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak bereksplorasi, mengamati, mencoba, dan menemukan pengetahuan secara langsung melalui berbagai kegiatan yang menarik sekaligus menantang rasa ingin tahu mereka.
“Berbagai pengetahuan dan pengalaman dapat ditemukan melalui interaksi dengan lingkungan, masyarakat, maupun berbagai fasilitas edukatif di sekitar mereka,” kata Dony.
Belajar Mandiri Melalui Perjalanan KRL
Salah satu pengalaman yang diperoleh siswa adalah perjalanan menggunakan KRL dari Stasiun Palur, Solo, menuju Stasiun Maguwo, Yogyakarta.
Perjalanan tersebut tidak sekadar menjadi sarana transportasi menuju lokasi pembelajaran. Siswa juga belajar mengenal tata cara dan prosedur menggunakan transportasi umum, membangun kedisiplinan, membiasakan budaya antre, serta menjaga etika di tempat umum.
Selain itu, perjalanan bersama melatih kemandirian dan tanggung jawab siswa dalam mengikuti aturan selama menggunakan fasilitas transportasi publik.
Pengalaman ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan secara langsung nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang selama ini dipelajari di sekolah.
Mengenal Keanekaragaman Satwa di Gembira Loka Zoo
Setelah perjalanan menggunakan KRL, siswa melanjutkan kegiatan ke Gembira Loka Zoo di Yogyakarta.
Di kebun binatang tersebut, siswa belajar tentang keanekaragaman hayati, konservasi satwa, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Selain mengenal berbagai jenis satwa, siswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan melindungi kehidupan berbagai makhluk hidup.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membangun sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta menjaga ketertiban selama berada di lingkungan wisata edukasi.
Dengan melihat satwa secara langsung, siswa mendapatkan pengalaman yang melengkapi pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran di kelas.
Eksplorasi Sains dan Teknologi di Taman Pintar
Rangkaian kegiatan berlanjut ke Taman Pintar Yogyakarta. Di tempat ini, siswa diajak mengenal berbagai bidang sains, teknologi, dan budaya melalui wahana edukatif yang interaktif.
Pada bidang sains dan fisika dasar, siswa mempelajari konsep gaya gravitasi, listrik, cahaya, suara, tekanan, serta listrik statis melalui berbagai alat peraga.
Sementara itu, melalui wahana astronomi dan planetarium, siswa diperkenalkan dengan benda-benda langit, rasi bintang, tata surya, hingga perjalanan manusia ke luar angkasa.
Pengetahuan mengenai bumi dan lingkungan juga menjadi bagian dari pembelajaran. Siswa belajar tentang energi panas bumi, simulasi bencana gempa bumi, ekosistem laut Nusantara, serta pengelolaan sampah.
Tidak hanya itu, siswa juga mengenal keanekaragaman hayati dan kehidupan prasejarah melalui berbagai replika fosil, termasuk fosil dinosaurus.
Berbagai wahana tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami konsep-konsep ilmu pengetahuan melalui pengamatan dan pengalaman langsung.
Mengembangkan Rasa Ingin Tahu Siswa
Dony menjelaskan, Pembelajaran di Luar Sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman nyata di luar lingkungan kelas.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mengembangkan rasa ingin tahu, melatih kemandirian, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Pembelajaran melalui pengalaman langsung juga memberikan ruang bagi siswa untuk menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
Dengan mengunjungi berbagai fasilitas edukatif, siswa dapat memperoleh wawasan baru sekaligus mengembangkan keberanian untuk mencoba dan mengeksplorasi hal-hal yang belum pernah mereka temui sebelumnya.
Pengalaman selama perjalanan menggunakan KRL, mengenal satwa, dan menjelajahi wahana sains diharapkan menjadi bekal pengetahuan sekaligus kenangan berharga bagi siswa kelas 5 SDIT Nidaul Hikmah Salatiga.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin menanamkan pemahaman bahwa proses belajar dapat berlangsung di mana saja, tidak hanya di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi dengan lingkungan dan pengalaman nyata.
Belajar, bereksplorasi, dan menemukan pengalaman baru menjadi bagian penting dalam membangun semangat belajar siswa sejak dini.









Tinggalkan Balasan