KABUPATEN SEMARANG,HARIAN7.COM – Sebuah rumah milik Edy Susanto (54), warga Dusun Bojong RT 04/RW 03, Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengalami kerusakan  pada bagian lantai hingga pondasi akibat diduga terdampak kebocoran air dari Daerah Irigasi (D.I) Karanglo. Kondisi bangunan yang retak dan terus bergeser bergerak ini memicu kekhawatiran besar bagi keselamatan penghuninya, terutama menjelang datangnya musim penghujan.

Edy mengaku sangat mengkhawatirkan keselamatan keluarganya jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani oleh pihak terkait.

Menurutnya, dampak kebocoran saat ini belum terlalu terlihat ekstrem karena debit air yang mengalir masih kecil akibat musim kemarau.

“Musim kemarau mungkin tidak begitu terasa dampaknya karena debit air kecil. Kami khawatir jika musim hujan datang,” kata Edy saat mengeluhkan kondisi huniannya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya sudah berupaya maksimal secara mandiri untuk menahan laju kerusakan bangunan. Namun, perbaikan yang ia lakukan terus menerus menguras isi kantongnya tanpa ada solusi permanen dari sumber kebocoran.

“Saya minta Pemkab Semarang, dalam hal ini DPU Kabupaten Semarang, segera mengambil langkah perbaikan. Saya juga meminta kompensasi karena sudah mengeluarkan banyak uang untuk perbaikan tanggul atau talud irigasi. Kami sudah berupaya dan berikhtiar,” ujar Edy dengan penuh harap saat ditemui di rumahnya, Senin(14/9/2026) malam.

Merespons keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang,SRI UTAMI SOEWITODIHARDJO, S.T., M.Si., belum memberikan respons saat dihubungi melalui sambungan telepon beberapa hari lalu. Kendati demikian, pihak Sekretariat DPU Kabupaten Semarang memastikan bahwa aduan warga ini akan segera ditindaklanjuti secara cepat.

Sekretaris Dinas DPU Kabupaten Semarang,Danang Eko Wahyuono, S.T., M.T., menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan koordinasi internal demi meninjau langsung titik kerusakan di lapangan.

“Saya sudah koordinasi dengan Kabid SDA, Pak Rodian, dan akan segera melakukan survei,” ujar Danang saat dikonfirmasi melalui telepon pada Senin (14/9/2026) malam.

Langkah taktis tersebut langsung dibuktikan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) DPU Kabupaten Semarang, Rodian. Ia segera menghubungi Edy Susanto guna menjadwalkan peninjauan lokasi yang direncanakan berlangsung pada Selasa (15/9/2026) besok.

Melalui pesan singkat WhatsApp pada Senin (14/9/2026) malam, Rodian mengabarkan kepada Edy bahwa dirinya telah diinstruksikan oleh Pak Shodiq untuk melakukan pengecekan ke area Daerah Irigasi Karanglo sekitar pukul 10.00 WIB pagi.(*)