DEPOK | HARIAN7.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok merespons cepat laporan masyarakat terkait longsoran tebing di belakang Apartemen Saladin, Jalan Margonda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas. Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyatakan akan segera menurunkan tim untuk melakukan inspeksi lokasi guna menilai tingkat kerusakan dan risiko yang ada.
Yodi mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam setelah menerima aduan warga. Tim teknis dijadwalkan segera melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi stabilitas tanah dan struktur turap yang longsor tersebut.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai longsoran di belakang Apartemen Saladin. Kami akan segera melihat ke lokasi untuk evaluasi lebih lanjut,” ujar Yodi Joko Bintoro, saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2026).
Potensi Dampak ke Kampung Malela
Selain menilai kerusakan pada area apartemen, dinas juga menyoroti potensi dampak longsoran terhadap permukiman warga di sekitarnya, khususnya Kampung Malela yang berada di area lebih rendah atau berdekatan dengan titik longsor.
Menurut Yodi, jika dibiarkan tanpa penanganan, longsoran tebing tersebut berpotensi mengancam keselamatan warga dan merusak infrastruktur di Kampung Malela Oleh karena itu, penanganan perlu dilakukan secara cepat dan tepat.
“Dampak longsor bisa berimbas ke Kampung Malela. Karena itu, kami akan menganggarkan perbaikan secepatnya setelah hasil tinjauan lapangan keluar. Prioritas utama kami adalah keamanan warga dan stabilitas tanah,” tegas Yodi.
Hingga berita ini diturunkan, tim Dinas PUPR Kota Depok masih dalam proses koordinasi untuk penjadwalan kunjungan ke lokasi. Warga di sekitar area longsoran dihimbau untuk tetap waspada dan menjaga jarak dari area tebing yang retak atau longsor sementara menunggu tindakan perbaikan dari pemerintah kota.









Tinggalkan Balasan