Jateng dan Pusat Matangkan Persiapan MTQ Nasional 2026 di Semarang
Laporan: Shodiq
JAKARTA ,HARIAN7.COM– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mempercepat koordinasi teknis menjelang perhelatan MTQ Nasional XXXI tahun 2026.
Pertemuan ini bertujuan memastikan kesiapan logistik dan infrastruktur bagi ribuan peserta yang akan memadati Kota Semarang pada September mendatang.
Menko PMK, Pratikno, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memberikan dukungan penuh, terutama dalam penguatan koordinasi lintas kementerian. Ia menilai Jawa Tengah memiliki keunggulan aksesibilitas karena terhubung erat dengan Solo dan Yogyakarta.
“Pokoknya kita dukung penuh. Kami sudah biasa mengoordinasikan dukungan untuk event besar, mulai dari haji hingga PON. Apalagi di Semarang akses akomodasinya sangat fleksibel,” ujar Pratikno dalam rapat koordinasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, melaporkan bahwa persiapan administratif seperti SK kepanitiaan, tema, logo, hingga maskot telah rampung.
Saat ini, fokus beralih pada penentuan event organizer dan penyiapan 13 venue yang tersebar di Kota Semarang.Namun, Taj Yasin memberikan catatan khusus mengenai aksesibilitas udara. Ia meminta dukungan pusat untuk menambah frekuensi penerbangan menuju Bandara Ahmad Yani guna memfasilitasi kafilah dari berbagai provinsi.
“Kami butuh koordinasi terkait akses penerbangan agar peserta lebih mudah menjangkau Jawa Tengah. Selain itu, dukungan armada transportasi untuk mobilisasi antar-13 venue juga sangat penting,” kata Taj Yasin yang hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter Bangsa Kemenko PMK, Warsito, menyatakan pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai seperti Garuda Indonesia untuk menyediakan extra flight.
“Target peserta mencapai 8.000 orang. Ini tantangan logistik yang besar, sehingga diperlukan intervensi khusus pada sektor transportasi udara,” jelas Warsito.
Ia juga berencana menggandeng sejumlah BUMN strategis untuk mendukung kesuksesan acara tersebut.MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung pada 11-20 September 2026.
Seremoni pembukaan dan penutupan akan dipusatkan di Lapangan Simpang Lima, sementara rangkaian lomba akan tersebar di berbagai lokasi ikonik seperti Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Universitas Diponegoro, hingga UIN Walisongo.(*)













Tinggalkan Balasan