HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kartini di Temanggung: Guru PAUD Didorong Pahami Perlindungan Hukum

Laporan: Ratmaningsih

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Temanggung tak sekadar seremonial. Sekitar 600 guru PAUD mengikuti seminar perlindungan guru hingga sesi tukar kado dalam kegiatan yang digelar Yayasan Pendidikan Muslimat NU Bina Bhakti Wanita Cabang Temanggung di Pendopo Pengayoman, Selasa (21/4/2026).

Mengusung tema “Berkolaborasi, Berkarya untuk Mewujudkan Indonesia Emas”, acara ini menjadi ruang penguatan peran guru PAUD, khususnya dalam aspek perlindungan hukum dan pembentukan karakter anak sejak dini.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan rangkaian tahlil, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ibu Kartini, Yalal Wathon, dan Mars Muslimat NU. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Gambyong oleh guru PAUD Muslimat NU.

Baca Juga:  Inilah Kiprah Anggota Pramuka Bantu Polisi di Pospam Pasar Kembangsari, Mulai Atur Lalin, Bagi Masker dan Sosialisasi

Wakil Bupati Temanggung, drg Nadia Muna, bersama Bunda PAUD Muslimat NU Temanggung, Panca Dewi Agus Setiawan, turut hadir memberikan sambutan. Ketua PC Muslimat NU Temanggung, Suad Jauharoh, juga menyampaikan pesan kebersamaan dalam momentum tersebut.

Panca Dewi menekankan pentingnya peran guru PAUD dalam membentuk karakter generasi bangsa.

Baca Juga:  Viral Tempura All You Can Eat di Pasar Andong Salatiga, Cuma Bayar Rp15 Ribu Bisa Dapat Satu Baskom

“Mereka adalah pembentuk karakter generasi bangsa. Kita harus menghormati guru,” ujarnya. Ia juga mengajak para peserta meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini agar tetap relevan di masa kini.

Puncak kegiatan diisi seminar bertema “Perlindungan pada Guru dan Murid dalam Mengawal Indonesia Emas” yang disampaikan Ketua LPAI Kabupaten Temanggung, Muhammad Jamal. Ia menegaskan bahwa guru juga memiliki hak perlindungan secara hukum.

“Karena ini pertemuan guru PAUD, maka penting menambah pemahaman tentang perlindungan. Guru juga merupakan subjek yang berpotensi untuk dilindungi secara hukum,” kata Jamal.

Baca Juga:  Pemuda Temanggung Didorong Majukan Pertanian Modern Melalui Budidaya Melon Premium Berteknologi Tinggi

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Temanggung Fatchurohman. Setelah seminar, acara dilanjutkan dengan sesi “Tukar Kado”, mauidhoh hasanah oleh Ning Difla, serta doa bersama.

Kegiatan ditutup pukul 13.00 WIB dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”. Peringatan ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi antara guru PAUD dan Muslimat NU dalam memperkuat peran perempuan demi mewujudkan Indonesia Emas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!