Raih Predikat Sehat Nasional, KSP CUKR Tancap Gas Perkuat Peran Teritori
Laporan: Muhamad Nuraeni
SEMARANG | HARIAN7.COM – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union Kridha Rahardja (CUKR) menegaskan komitmennya sebagai gerakan pemberdayaan anggota melalui penguatan peran teritori dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Anggota Khusus (RAK) Tahun Buku 2025.
Kegiatan yang digelar di Wisma Pangesti Wening, Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Jumat-Sabtu (27-28/3/2026) ini menjadi momentum refleksi sekaligus penentuan arah strategis organisasi ke depan.
Ketua Pengurus CUKR, Rama Antonius Sumarwan, SJ mengatakan, RAT kali ini mengusung tema “Menghidupkan Teritori, Menggerakkan Anggota: Pemangku Sebagai Penggerak Pemberdayaan CUKR”.
Menurut dia, tema tersebut menegaskan pentingnya peran teritori sebagai ruang hidup komunitas anggota, bukan sekadar pembagian wilayah kerja.
“Di sanalah nilai solidaritas dan potensi berkembang. Pemangku teritori menjadi ujung tombak dalam menghidupkan partisipasi dan menjaga semangat kolektif anggota,” ujar Rama.
Ia menambahkan, CUKR tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai gerakan pemberdayaan manusia berbasis komunitas.
Sejak bergabung dengan PUSKOPCUINA pada 2017, lanjut dia, CUKR terus berproses memperkuat kemandirian dan kesejahteraan anggota melalui kebersamaan.
RAT Tahun Buku 2025 ini juga menjadi momen penting karena merupakan yang terakhir bagi kepengurusan periode 2023-2025.
“Kami memandang RAT ini sebagai kesempatan untuk merefleksikan perjalanan, memetik pelajaran, sekaligus menyiapkan tongkat estafet kepemimpinan,” katanya.
Selama dua hari pelaksanaan, berbagai agenda strategis dibahas. Pada hari pertama, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan laporan hasil pengawasan, pemaparan serta pengesahan program kerja, revisi Anggaran Dasar terkait misi, hingga pemaparan manual operasional produk dan pelayanan.
Selain itu, diberikan pula penghargaan kepada Pemangku Teritori sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka di tingkat akar rumput.
Sementara pada hari kedua, agenda dilanjutkan dengan berbagi pengalaman optimalisasi aset pekarangan oleh tokoh pemberdayaan masyarakat Cornelius Widodo, pemilihan pengurus dan pengawas periode 2026-2028, pelantikan, hingga penandatanganan berita acara.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Salatiga, Bayu Joko Mulyono, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas capaian CUKR yang berhasil meraih predikat sehat tingkat nasional dari Kementerian Koperasi dan PUSKOPCUINA.
“Ini merupakan bentuk kepercayaan dari anggota dan masyarakat. Semoga ke depan bisa meningkat menjadi sangat sehat,” ujar Bayu.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Salatiga akan terus mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan koperasi, termasuk CUKR.
Bayu juga berharap RAT ini mampu menghasilkan keputusan strategis serta melahirkan kepengurusan baru yang amanah.
“Semoga CUKR semakin berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi anggota dan masyarakat,” katanya.













Tinggalkan Balasan