HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Korupsi Jadi Atensi, Bupati Semarang dan Ketua DPRD Kompak Perketat Pengawasan di Sektor Rawan Korupsi

Laporan : Shodiq

SEMARANG,HARIAN7.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar pembukaan Dialog Antikorupsi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (30/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat integritas aparatur sipil negara dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih di wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:  Jalan Provinsi Jateng 90 Persen Sudah Diperbaiki

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa Pemkab Semarang berkomitmen penuh mendukung program Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK.

“Kami di Kabupaten Semarang terus mendorong pelaksanaan tugas dan layanan yang transparan serta adil. Dialog ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu berhati-hati dalam pengelolaan APBD agar benar-benar bersih dari praktik korupsi,” ujar Ngesti Nugraha.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Buka Posko Pengawasan THR Lebaran 2026, Hak 2,4juta Pekerja Tidak Boleh Terlambat

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyoroti pentingnya pengawasan pada area rawan korupsi, seperti penyusunan regulasi dan hibah bansos.

“DPRD memiliki fungsi pengawasan yang krusial. Kami berkomitmen untuk menutup celah penyalahgunaan wewenang dalam setiap proses penganggaran dan penetapan kebijakan daerah demi kepentingan masyarakat,” tegas Bondan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!