Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Di tengah persaingan akademik yang semakin ketat, seorang siswi SMP di Kota Salatiga berhasil mencatatkan prestasi yang tak banyak diraih pelajar seusianya. Gabriela Tirza Jeovana Utomo, siswi SMP Stella Matutina Salatiga, sukses meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dan menjadi salah satu siswa dengan capaian akademik tertinggi di Kota Salatiga.

Prestasi tersebut bukan sekadar angka di atas kertas. Hasil yang diraih Gabriela menjadi gambaran bahwa kualitas pendidikan di Kota Salatiga terus menunjukkan daya saing yang kuat, bahkan mampu melampaui rata-rata capaian di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

TKA merupakan penilaian terstandar yang digunakan untuk mengukur kemampuan akademik siswa dan menjadi salah satu indikator penting dalam proses seleksi pendidikan. Dalam pelaksanaannya, hanya sedikit peserta yang mampu meraih hasil sempurna.

Tak hanya Gabriela, prestasi siswa Salatiga juga terlihat pada mata pelajaran Matematika. Dua siswa berhasil mencatat nilai sempurna 100, masing-masing berasal dari SMP Stella Matutina Salatiga dan SMP Negeri 1 Salatiga. Secara nasional, hanya 271 siswa yang mampu mencapai nilai maksimal pada mata pelajaran tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Mudjiati, mengungkapkan bahwa hasil TKA tahun ini menunjukkan capaian siswa Salatiga berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah.

Rata-rata nilai TKA jenjang SMP di Kota Salatiga tercatat sebesar 60,46, lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Tengah yang berada di angka 54,3.

Pada mata pelajaran Matematika, rata-rata nilai siswa Salatiga mencapai 47,23, melampaui rata-rata provinsi sebesar 42,65. Sementara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, rata-rata siswa Salatiga mencapai 72,31, jauh di atas rata-rata Jawa Tengah yang sebesar 65,95.

Prestasi lain juga datang dari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebanyak 26 siswa SMP di Salatiga berhasil meraih nilai sempurna 100. Secara nasional, terdapat 4.051 siswa yang memperoleh capaian serupa.

Meski demikian, Mudjiati menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik semata. Menurutnya, hasil TKA memang menggambarkan kemampuan kognitif siswa, namun pengembangan karakter dan keterampilan tetap menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

“Prestasi yang diraih Gabriela dan siswa lainnya menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan belajar sekaligus mengembangkan karakter yang baik,” ujarnya.

Prestasi Gabriela dan para siswa berprestasi lainnya menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin belajar, serta dukungan sekolah dan keluarga mampu melahirkan generasi muda yang siap bersaing. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, capaian ini sekaligus menjadi kabar baik bagi Kota Salatiga yang kembali menunjukkan kualitas sumber daya manusianya di tingkat nasional.