HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Ngesti Nugraha Soroti Tekanan Anggaran hingga Arah Daya Saing SDM

Laporan: Shodiq

SEMARANG | HARIAN7.COM – Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengatakan forum ini menjadi wadah menyatukan aspirasi serta menyelaraskan program lintas sektor. Tahun ini, Musrenbang mengusung tema penguatan daya saing sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi menuju Kabupaten Semarang yang berdikari.

“Melalui forum ini, kami berkomitmen mendorong peningkatan kualitas SDM dan penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Ngesti.

Baca Juga:  Antisipasi Meledaknya Kasus Covid 19, Wali Kota Batam Kembali Tutup Proses Belajar Tatap Muka dan Terapkan Secara Daring

Namun, ia mengakui adanya tantangan fiskal yang akan memengaruhi arah kebijakan ke depan. Pada 2026, dana transfer daerah diperkirakan turun sekitar Rp250 miliar. Selain itu, dana bagi hasil cukai tembakau juga menurun hingga 50 persen atau sekitar Rp8,5 miliar.

“Kondisi ini tentu berdampak pada kebijakan tahun 2027, apalagi dengan adanya aturan baru yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen,” katanya.

Baca Juga:  Salatiga Punya Hotel Bintang 4 Baru, Prime Wahid Resmi Dibuka

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Semarang akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta mendorong investasi.

“Potensi pendapatan harus dimaksimalkan, baik dari sektor investasi, pariwisata, maupun pajak rumah makan,” ujarnya.

Meski demikian, Ngesti menegaskan tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga akhir masa jabatannya, kecuali pada lahan yang mengalami perubahan fungsi.

Di sisi lain, Pemkab Semarang juga berkomitmen mendukung program strategis nasional, termasuk pembangunan infrastruktur seperti jalan tol Bawen–Yogyakarta, serta program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di sektor agrowisata.

Baca Juga:  Ritual Liru Sindur di Makam Adipati Kertonegoro, Menjaga Jejak Leluhur di Gunung Sarehan

Selain itu, sejumlah prioritas pembangunan 2027 turut disiapkan, antara lain pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, hingga penguatan indeks pembangunan manusia.

“Penguatan konsep pembangunan berbasis keberlanjutan dan pelayanan dasar tetap menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Ngesti berharap seluruh masukan dalam Musrenbang dapat menjadi pijakan nyata dalam mewujudkan Kabupaten Semarang yang mandiri dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!