Laporan : Magrifatulloh
MANDAILING NATAL | HARIAN7.COM – Oknum Kepala MTs GUPPI Malintang, Amir Mahmud dikabarkan sedang menjalani Riksus (pemeriksaan khusus) oleh Kementerian Agama Kabupaten Madina, Selasa (02/06/2026).
Pemeriksaan intensif dan evaluasi tersebut dilakukan Kasi Penmad Kabupaten Madina H. Ikhwan Siddiki, MA di ruang kerjanya buntut dari derasnya laporan warga dan desakam sejumlah organisasi tentang merebaknya praktek pungutan liar (Pungli) kepada guru, pemotongan Dana PIP (Program Indonesia Pintar) siswa, serta pengelolaan dana BOS madrasah yang dinilai sarat masalah dan tidak transparan di madrasah tersebut.
Pantauan wartawan di lokasi, oknum pimpinan madrasah itu terlihat hadir ke Kantor Kemenag sekitar jam 11.10 WIB dengan memakai stelan pakaian hitam putih, mengendarai kenderaan roda dua dan langsung terburu-buru menuju ruangan Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Madina.
Tersiar kabar, akibat desakan warga yang makin meluas Amir Mahmud disebut- sebut akan legowo menyerahkan salinan surat pengunduran diri dari jabatan Kepala Madrasah langsung ke tangan Kakankemenag Kabupaten Madina.
Sampai berita ini diterbitkan, pemeriksaan masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan usai jam istirahat. Para kru media masih menunggu perkembangan terbaru dan keterangan resmi dari Kemenag Madina serta penjelasan dari pimpinan madrasah tentang hasil pemeriksaan tersebut
Sejumlah warga dan tokoh masyarakat Malintang ketika dihubungi wartawan mengapresiasi Kakan Kemenag Madina yang bertindak responsif mengakomodir aspirasi warga serta memanggil pimpinan madrasah untuk menyelesaikan persoalan di Kantor Kemenag.
“Kita apresiasi Kemenag dalam hal ini. Tapi tuntutan kita tetap tidak berubah. Amir Mahmud kita desak untuk segera mundur dari jabatan Kepala Madrasah karena dinilai tidak amanah dan gagal total dalam memimpin MTs GUPPI Malintang. Kita minta agar Kemenag Madina tidak tutup mata melihat kebobrokan madrasah ini. Mundur adalah solusi terbaik bagi saudara Amir Mahmud” ujar tokoh masyarakat A. Matondang kepada media.
Warga berharap agar kisruh MTs Malintang segera berakhir dengan solusi terbaik apalagi dengan moment Penerimaan Siswa Baru dan penamatan siswa yang akan digelar dalam waktu dekat. (*)









Tinggalkan Balasan