IPARI Kabupaten Semarang Matangkan Arah Organisasi, Perkuat Kapasitas Penyuluh
Laporan: Muhamad Nuraeni
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Semarang menggelar Rapat Kerja (Raker) dan Upgrading di Hotel Kusma, Bandungan, Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Menuju Penguatan Kapasitas Penyuluh dan Penataan Organisasi IPARI Kabupaten Semarang.”
Sebanyak 91 penyuluh agama lintas fungsi dari berbagai agama, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, hadir dalam forum tersebut. Kehadiran lintas iman ini menjadi penegas peran penyuluh dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Semarang.
Raker difokuskan pada penyusunan program strategis satu tahun ke depan sekaligus evaluasi kinerja organisasi, agar peran penyuluh tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, H. Ta’yinul Birri Bagus Nugroho, menekankan pentingnya dampak kerja penyuluh.
“Setiap kegiatan harus berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan kerja lintas sektoral serta pemanfaatan raker sebagai ruang aspirasi.
“Program harus menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan negara,” tambahnya.
Kepala Bidang Kepegawaian, H. Mohamad Sholichin, berharap hasil raker mampu menjawab persoalan sosial.
“Semoga menjadi solusi nyata dan memperkuat toleransi,” katanya.
Sementara itu, Ketua IPARI Kabupaten Semarang periode 2023–2028, Ahmad Fanani, menilai sesi upgrading sangat penting.
“Masalah masyarakat makin kompleks,” ujarnya.
Ia menegaskan peningkatan kualitas keilmuan penyuluh menjadi kebutuhan mutlak.
“Agar keilmuan tetap tajam dan tidak ketul,” tandasnya.(*)



















Tinggalkan Balasan