HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pekerja Lokal Berjaya, Borine Technology Boyong 6 Vendor Dunia ke Jawa Tengah

Laporan : Shodiq

KENDAL,HARIAN7.COM – Tenaga kerja asal Jawa Tengah sukses membuktikan taringnya di kancah internasional. Kinerja ribuan karyawan di PT Borine Technology Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, menjadi bukti nyata bahwa produktivitas SDM lokal kini mampu menyamai standar perusahaan global.

“Selama kita punya niat untuk bekerja, khususnya di Jawa Tengah, kita mampu bersaing dengan negara lain,” tegas Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat meninjau aktivitas produksi di PT Borine Technology Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang didampingi Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa pekerja lokal.

Baca Juga:  Toyota Avanza Masuk Parit di Tol Semarang–Solo KM 465 , Satu Orang Meninggal Dunia

General Manager PT Borine Technology Indonesia, Jankey Ren, mengakui bahwa produktivitas sekitar 4.000 karyawan lokal di pabriknya telah setara dengan tenaga kerja di negara asal perusahaan, China.Pencapaian ini diraih setelah para pekerja melalui proses pelatihan intensif dan pengalaman kerja selama tiga tahun.

Dampaknya luar biasa; produk alat rumah tangga yang dihasilkan tidak hanya merambah pasar domestik, tetapi juga sukses menembus pasar ekspor global.

Magnet Investasi Rp22 Triliun Kepercayaan investor terhadap kualitas SDM Jawa Tengah berbuah manis pada angka investasi.

Ahmad Luthfi mengungkapkan, PT Borine telah menanamkan modal sebesar USD 700 juta (sekitar Rp11 triliun) pada fase pertama.

Baca Juga:  Ndar Boy Genk Memukau Ribuan Penonton Saat Tampil di Pekan Raya Kendal 2023

Kini, perusahaan berkomitmen melipatgandakan investasi pada fase kedua dengan nilai fantastis mencapai USD 1,4 miliar atau setara Rp22 triliun.

Tak hanya itu, ekosistem industri di Kendal kian kuat setelah Borine berhasil memboyong enam perusahaan pemasok bahan baku (vendor) untuk turut berinvestasi di wilayah tersebut.

“Besarnya investasi ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah adalah daerah yang aman, stabil, dan sangat kompetitif bagi investor global,” tambah Luthfi.

Pertumbuhan Ekonomi Lampaui TargetIklim investasi yang sehat ini berdampak langsung pada rapor ekonomi. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jawa Tengah tumbuh 5,89 persen. Luar biasanya, Kabupaten Kendal mencatatkan pertumbuhan jauh di atas rata-rata, yakni menyentuh angka 9 persen.

Baca Juga:  Tlahab Culture Festival 2023, Wadah Budaya dan Ekonomi Masyarakat

Menanggapi tren positif ini, Gubernur meminta seluruh kepala daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk proaktif menjadi “marketing” bagi daerahnya masing-masing.

“Kepercayaan investor harus dijaga. Kita akan terus dorong investasi, baik padat karya maupun padat modal,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berencana mengoptimalkan infrastruktur penunjang, salah satunya Pelabuhan Kendal.

Koordinasi dengan Pelindo dan Kementerian Perhubungan akan diperkuat untuk merevitalisasi fungsi pelabuhan di Kendal, Batang, hingga Tanjung Emas Semarang guna memperlancar arus logistik industri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!