HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Target 85 Emas, Menpora “Pasang Kuda-Kuda” untuk SEA Games Thailand 2025

JAKARTA | HARIAN7.COM –  Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir tampaknya tengah pasang strategi rapat menghadapi SEA Games Thailand 2025. Bukan main, target 85 medali emas dipasang tinggi-tinggi melalui 996 atlet yang siap diterjunkan. Angka jumbo untuk ambisi yang tak kalah menggelegar.

“Kalau kita rebut 80-an emas (80-85 emas), itu ya sama dengan target seperti (SEA Games) sebelumnya yaitu ranking tiga,” ujar Menpora, Jumat (21/11/2025).

Nada bicara yang tegas, seakan memberi sinyal keras kepada seluruh cabang olahraga agar tak main-main.

Baca Juga:  Naik Pangkat di Lapas Purwodadi, Empat Pegawai Diingatkan Jangan Tunggu Ditegur

Menurut Erick, setiap cabang olahraga sejatinya memasang target yang jauh lebih muluk, yakni di atas 120 emas. Namun hasil evaluasi tim review membuat tapak realisme terasa lebih dingin: potensi riil hanya sekitar 80-an medali emas.

Potensi itu, katanya, wajib dikejar mati-matian demi mengamankan posisi ketiga dalam ajang multi event terbesar se-Asia Tenggara yang akan digelar Desember mendatang.

Tak berhenti di situ, Menpora juga mengungkapkan soal anggaran yang telah diperas habis-habisan. Penyisiran dana dilakukan hingga menghasilkan angka terbaru Rp66 miliar, khusus untuk mengirim 996 atlet sesuai permintaan dari tiap-tiap cabang olahraga.

Baca Juga:  Bangunan BUMDes Karangampel Beralih Fungsi, Dana Ratusan Juta Jadi Tanda Tanya

“(Jumlah 996 atlet) ini sesuai permintaan cabor loh, jadi kenapa saya bilang, saya minta ada keseriusan semua cabor meraih medali,” tegas Erick.

Sebuah pernyataan yang terdengar seperti peringatan keras bagi mereka yang sekadar ingin ikut jalan-jalan ke Thailand.

Baca Juga:  Jasa Raharja dan Korlantas Polri Siapkan Panduan Atasi Lonjakan Arus Lalu Lintas Libur Nataru

Ia menambahkan, hasil SEA Games 2025 akan menjadi bahan evaluasi penting dan pijakan menuju peta jalan Olimpiade 2028. Karena itu harapannya tak main-main: seluruh pihak diminta mengencangkan ikat kepala.

“Saya meminta seluruh cabor yang berpartisipasi untuk memberikan kontribusi medali, karena ini bahan evaluasi,” ujarnya.

Bisa jadi, Desember nanti akan menjadi panggung pembuktian: apakah Indonesia benar-benar siap naik podium atau hanya sekadar ramai-ramai berfoto di bandara. Mari kita tunggu episode berikutnya.(Yuanta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!