HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Salurkan Bakat Gamer, Polres Salatiga Gelar Turnamen E-Sport

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Polres Salatiga mencoba menggeser stigma bermain gim dari sekadar hiburan menjadi aktivitas produktif. Hal itu diwujudkan melalui gelaran lomba e-sport yang dibuka langsung oleh Kapolres Salatiga, Ade Papa Rihi, di Museum Polres Salatiga, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (26/4/2026) tersebut mempertandingkan dua gim populer, yakni Mobile Legends: Bang Bang dan PUBG: Battlegrounds. Sebanyak 42 tim ambil bagian, terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas gamer dari wilayah Salatiga dan sekitarnya.

Baca Juga:  SPARTAV: Inovasi Digital Advertising yang Memberi Peluang Penghasilan dari Rumah

Antusiasme tidak hanya datang dari peserta. Sekitar 300 penonton turut memadati lokasi pertandingan. Sorak dukungan dan atmosfer kompetitif mewarnai jalannya setiap laga, menciptakan suasana meriah sekaligus kompetitif.

Dalam sambutannya, Ade Papa Rihi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk mendekatkan diri dengan generasi muda. Ia menilai perkembangan teknologi, termasuk gim digital, perlu diarahkan ke hal-hal yang positif.

Baca Juga:  SAH! Prabowo Subianto Resmi Teken UU TNI Jelang Lebaran, Usia Pensiun Perwira Tinggi Diperpanjang

“Melalui lomba e-sport ini, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara positif, sekaligus menjauhkan dari aktivitas negatif yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung sportivitas dan disiplin selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, ajang ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar komunitas serta membangun kedekatan antara masyarakat dengan kepolisian.

Baca Juga:  Ribuan Warga Padati “Kabupaten Semarang Bersholawat”, Doa dan Pembangunan Disatukan

Lebih jauh, Polres Salatiga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Selain sebagai wadah pengembangan bakat, e-sport dinilai mampu membentuk karakter generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan pendekatan ini, kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif melalui kegiatan kreatif dan relevan dengan minat anak muda.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!