HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Sri Mulyani: APBN 2026 Tetap Fokus pada Efisiensi Tanpa Mengorbankan Layanan Publik

JAKARTA | HARIAN7.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengisyaratkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan tetap berfokus pada efisiensi, melanjutkan kebijakan yang telah diterapkan dalam APBN 2025.

Baca Juga:  Polda Jateng Ringkus Dua Pelaku Pemalsuan STNK dan Gadai Mobil

Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/2/2025), Sri Mulyani menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan sekadar kebijakan jangka pendek, tetapi akan menjadi dasar dalam membangun budaya pengelolaan keuangan negara yang lebih optimal di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga:  Aerox Tabrak Truk Terparkir di Jalan Diponegoro, Korban Dilarikan ke RSUD Salatiga

“Tentunya nanti hasil dari 2025 akan digunakan untuk penyusunan 2026 juga,” ujar Sri Mulyani.

Meski efisiensi terus diterapkan, ia memastikan bahwa program sosial dan layanan publik tidak akan dikorbankan.

Baca Juga:  Sambut Tahun Ajaran Baru, SIT Bina Insani Semarang Lantik 11 Pimpinan Baru dan Luncurkan Kurikulum Kekhasan

“Walaupun skala pembahasannya masih kecil, pelayanan publik tidak dikorbankan. Berbagai target, terutama belanja sosial, tidak akan dikurangi,” tegasnya.

Sri Mulyani juga menegaskan bahwa program bantuan sosial (bansos) akan tetap berjalan seperti biasa dan tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran. Untuk itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melakukan inventarisasi anggaran seluruh kementerian dan lembaga guna memastikan efisiensi tetap berjalan sesuai prinsip transparansi dan kepatuhan terhadap konstitusi.

Baca Juga:  Paket Senjata Tajam Nyasar ke Ekspedisi, Polisi Temukan Parang 145 Sentimeter

“Setelah seluruh kementerian/lembaga dikumpulkan, kami akan memilah lagi supaya penggunaan efisiensi ini tetap sesuai dengan kebutuhan konstitusi,” tutupnya.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi fiskal dan keberlanjutan program kesejahteraan masyarakat, memastikan anggaran negara digunakan secara optimal tanpa mengorbankan kepentingan publik.(Yuanta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!