SEMARANG | HARIAN7.COM – Proses penjaringan bakal calon ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) terus berjalan dinamis.
Salah satu figur bakal calon ketua, Doni Sahroni, S.H., M.H., memberikan pandangannya terkait peran ormas pendukung, pertimbangan strategis di balik dukungan yang diberikan hingga harapan program kerja prioritas ke depan.
Doni Sahroni mengatakan, bahwa kepercayaan yang diberikan oleh berbagai ormas pendukung merupakan wujud tanggung jawab besar untuk membawa aspirasi bersama.
“Para ormas memandang dirinya mampu menjadi perekat dari berbagai perbedaan antar-ormas yang ada di Kota Semarang. Amanah dan kepercayaan tersebut harus dikawal bersama demi menjaga persatuan serta kondusivitas di lapangan hingga akhir pelaksanaan musyawarah besar dukungan FKSB,” ujarnya, kepada Harian7.com,” Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, Hingga saat ini telah mengantongi sekitar 20 dukungan rekomendasi dari berbagai ormas, jauh melampaui syarat minimum panitia yang hanya menetapkan 7 dukungan.
“Pertimbangan strategis di balik dukungan ini didasari oleh keyakinan para ormas bahwa mampu memimpin dan membawa FKSB bersama-sama untuk menyampaikan aspirasi kepada para stakeholder di Kota Semarang,” jelasnya.
Doni Sahroni menuturkan, Seluruh dukungan ini murni didedikasikan untuk kemajuan FKSB secara kolektif, bukan untuk kepentingan pribadi.
Doni Sahroni menambahkan, Oleh karena itu terobosan konkret yang menjadi harapan utama ke depan adalah membangun kembali komunikasi yang baik dan harmonis dengan para pemangku kepentingan tersebut.
“Dengan memperbaiki kekurangan ini, FKSB diharapkan bisa kembali tampil lebih baik dan optimal seperti pada periode-periode sebelumnya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Ormas Damar Kedaton Nusantara KRT Kokok Wahyudi menyatakan dukungan penuh seratus persen kepada mas Doni dan dukungan ini diberikan agar mau maju dan memimpin Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB).
Menurutnya, Dianggap sebagai sosok nasional yang cocok untuk memimpin serta mewarnai FKSB Kota Semarang dengan warna baru khususnya dalam mewadahi para ormas, paguyuban, serta pelaku spiritual dan budaya yang selama ini belum terakomodasi dengan baik.
“Saya berharap jika terpilih nanti, beliau dapat membawa pembaruan, mewarnai kancah kebudayaan dan spiritual di Semarang, serta dapat mengakomodasi seluruh elemen terkait secara optimal,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan