Laporan: Tambah Santoso

JEPARA | HARIAN7.COM – Bupati Jepara Witiarso Utomo secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 29 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Prosesi pelantikan dan rotasi jabatan ini diselenggarakan di Gedung Shima, Jumat (18/9/2026).

Dari total pejabat yang dilantik, sembilan di antaranya merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) atau setingkat kepala dinas. Sementara itu, 20 pejabat lainnya mengisi berbagai jenjang struktural mulai dari tingkatan kepala bidang, kepala subbagian (kasubag), hingga kepala seksi.

Bupati Witiarso Utomo menegaskan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari strategi penataan sumber daya manusia (SDM) aparatur yang disesuaikan dengan rekam jejak, kemampuan, dan talenta masing-masing individu.

“Ini penataan sesuai dengan kemampuan masing-masing eselon dua, khususnya sesuai dengan talentanya, kelebihannya, sehingga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Witiarso usai prosesi pelantikan.

Salah satu fokus utama dalam perombakan kabinet kali ini adalah penguatan sektor kesehatan. Bupati menyebut bahwa Pemkab Jepara masih membutuhkan figur pembuat kebijakan yang benar-benar memahami seluk-beluk medis dan kesehatan masyarakat.

“SDM kesehatan kita kurang, sehingga kami menginginkan jajaran kami, staf ahli maupun asisten itu ada yang memahami tentang kesehatan,” paparnya.

Sebagai langkah konkret, Witiarso menempatkan dr. Tri Iriantiwi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSUD R.A. Kartini, ke posisi strategis sebagai Staf Ahli. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan masukan teknis dan strategis saat rapat koordinasi pemerintahan.

“Karena selama ini dalam rakor tidak ada yang memiliki basic itu. Makanya Bu Dirut jadi staf ahli untuk membantu bagaimana meningkatkan pelayanan puskesmas yang ada di Jepara,” jelas Witiarso.

Selain bidang kesehatan, penataan SDM juga menyasar peningkatan efektivitas kinerja pelayanan di tingkat kecamatan. Kebijakan yang diambil adalah dengan mendekatkan domisili atau menempatkan pejabat sesuai dengan kedekatan wilayah kerja.

Langkah ini diambil untuk memangkas waktu tempuh aparatur sehingga mereka bisa merespons kebutuhan masyarakat lebih cepat.

“Kita dekatkan teman-teman kecamatan. Sehingga meningkatkan kinerjanya dengan waktu tempuh yang tidak terlalu lama. Mudah-mudahan di iklim baru bisa nambah kuat. Kita tingkatkan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, berikut adalah daftar sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang resmi dilantik:

1. Hadi Sarwoko – Direktur RSUD Raden Ajeng Kartini.

2. Diyar Susanto – Kepala Dinas Kesehatan.

3. Ali Hidayat – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

4. Edy Marwoto – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

5. Samiadji – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

6. Sridana Paminto – Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

7. dr. Tri Iriantiwi – Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia.

8. Rini Patmini – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

9. Arif Darmawan – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Agenda pelantikan ini ditutup dengan serah terima jabatan dan materiil para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Di akhir acara, Bupati Witiarso berpesan agar seluruh pejabat yang baru menempati posisinya segera tancap gas menjalankan tugas dan bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jepara.