Laporan: Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG | HARIAN7.COM – Senyum bahagia mulai terpancar dari wajah Jumirah, warga Dusun Rejosari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Rumah yang sebelumnya hanya berdinding papan dan kalsiboard kini berubah menjadi bangunan kokoh dan layak huni.
Rumah Jumirah menjadi salah satu sasaran program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026.
Menjelang penutupan program TMMD, proses pengerjaan rumah tersebut terus dikebut. Hingga Selasa (11/8/2026), progres rehabilitasi telah mencapai sekitar 98 persen dan memasuki tahap finishing.
Sejumlah personel Satgas TMMD dari Koramil 05/Tuntang terlihat melakukan pengecatan pada bagian dinding luar rumah. Sapuan cat berwarna hijau muda membuat tampilan rumah semakin segar, cerah, dan tampak lebih menarik.
Selain pengecatan, personel TNI juga melakukan pemasangan keramik pada bagian lantai teras rumah. Berbagai pekerjaan akhir terus diselesaikan agar rumah tersebut segera dapat ditempati oleh Jumirah bersama keluarganya.
Perubahan rumah Jumirah terlihat begitu signifikan. Dari bangunan sederhana berbahan papan bercampur kalsiboard, kini berdiri rumah dengan susunan bata hebel yang lebih kuat dan nyaman.
Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras dan semangat gotong royong antara prajurit Satgas TMMD bersama masyarakat Desa Cukil.
Dengan tinggal menyelesaikan beberapa pekerjaan akhir, Jumirah dan keluarga sebentar lagi dapat menempati hunian baru yang lebih layak, bersih, kokoh, dan nyaman.
Bagi Jumirah, bantuan TMMD ini menjadi hadiah istimewa menjelang momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekaligus bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









Tinggalkan Balasan