JAKARTA,HARIAN7.COM – Lahan yang sebelumnya terbengkalai dan sempat menjadi tempat pembuangan sampah kini berubah menjadi ruang publik yang bisa dinikmati warga. Taman RW 08 di Jalan Pelepah Asri, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, resmi digunakan setelah dibangun melalui semangat gotong royong masyarakat.
Taman seluas sekitar 160 meter persegi itu diresmikan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Jumat (3/10). Perubahan wajah lahan tersebut menjadi gambaran bahwa ruang terbuka di tengah permukiman tidak selalu harus lahir dari proyek besar pemerintah.
Uus menyebut taman tersebut sebagai bukti nyata kolaborasi warga dan pemerintah dalam memperbaiki lingkungan. Lahan yang sebelumnya kurang terawat kini menjadi ruang bersama yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, lokasi yang sebelumnya kurang baik kini berubah menjadi taman yang menjadi kebanggaan bersama. Ini contoh nyata kolaborasi warga dalam memperbaiki lingkungan,” ujar Uus.
Menurut dia, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta perlu diimbangi dengan kepedulian masyarakat untuk merawat dan memanfaatkannya. Taman tidak hanya berfungsi mempercantik kawasan, tetapi juga dapat menjadi tempat bermain, berolahraga, berkumpul, dan mempererat hubungan antarwarga.
“Mari bersama-sama menjaga fasilitas yang tersedia agar tetap bersih, nyaman, dan tidak disalahgunakan. Taman ini harus dirawat dan dimanfaatkan sebagai ruang interaksi serta memperkuat kebersamaan warga,” katanya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Hengky Wijaya mengatakan pembangunan taman tersebut bermula dari aspirasi masyarakat RW 08. Aspirasi itu kemudian diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Dalam peresmian tersebut, Hengky juga menyerahkan bantuan tong sampah pilah secara simbolis kepada pengurus RW 08 untuk mendukung pengelolaan lingkungan.
“Taman ini lahir dari aspirasi masyarakat. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya.
Lurah Pademangan Timur Khenny Hutagaol menjelaskan, taman tersebut dibangun berdasarkan kebutuhan warga. Selain ruang terbuka hijau, fasilitas itu dilengkapi area bermain anak, gazebo, sarana olahraga, hingga kebun hidroponik.
Yang menarik, lokasi taman sebelumnya bukanlah ruang yang siap digunakan warga.
“Lokasi ini sebelumnya merupakan lahan bekas kebakaran yang sempat menjadi tempat pembuangan sampah. Kini sudah berubah menjadi taman yang dapat dimanfaatkan warga,” kata Khenny.
Ketua RW 08 Pademangan Timur Agus Purnomo menambahkan, pembangunan taman dilakukan secara swadaya dan gotong royong bersama warga selama sekitar tiga bulan.
Menurut dia, perubahan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi warga karena lahan yang sebelumnya dianggap tidak produktif kini memiliki fungsi baru sebagai ruang publik.
“Alhamdulillah, lokasi ini berubah total. Kami berterima kasih kepada semua pihak dan mengajak warga bersama-sama menjaga serta memanfaatkan taman ini,” tandas Agus.
Kini, tantangan berikutnya bukan lagi membangun taman, melainkan memastikan ruang publik tersebut tetap terawat. Sebab, perubahan lahan terbengkalai menjadi taman baru akan benar-benar terasa manfaatnya jika warga ikut menjaga dan menghidupkannya.(Yuanta)









Tinggalkan Balasan