Laporan: Fera Marita

KABUPATEN SEMARANG | HARIAN7.COM – Wajah lega terpancar dari Paidi, warga Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Rumah yang selama ini membuatnya dan keluarga dihantui rasa khawatir kini telah berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh dan aman.

Melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026, rumah milik Paidi akhirnya selesai direnovasi, Selasa (11/8/2026).

Sebelum mendapat bantuan TMMD, kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan. Bagian rangka atap yang terbuat dari kayu dan bambu sudah lapuk dimakan usia sehingga rawan roboh.

Kondisi itu membuat Paidi bersama istri dan anaknya harus menjalani hari-hari dengan rasa cemas. Setiap malam, mereka tidur dengan kekhawatiran jika sewaktu-waktu atap rumah ambruk.

Kehadiran Satgas TMMD di Desa Cukil menjadi angin segar bagi keluarga Paidi. Setelah dilakukan pembongkaran dan penggantian rangka atap menggunakan konstruksi yang lebih kuat, kekhawatiran yang selama ini menghantui perlahan sirna.

Tidak hanya memperbaiki bagian atap, personel Satgas TMMD dari Koramil 12/Banyubiru juga melakukan pembangunan ulang bagian teras rumah.

Teras lama yang sebelumnya hanya berupa empyak bambu kini berubah menjadi teras baru dengan model limasan yang lebih kokoh. Balutan cat berwarna hijau membuat tampilan rumah tersebut terlihat lebih rapi, nyaman, dan menarik.

Bagi Paidi, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan menghadirkan rasa aman bagi keluarganya.

Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga kembali menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadirkan hunian yang layak dan sehat.