Laporan: Wahono
MAGELANG | HARIAN7.COM – Hampir satu bulan berlalu sejak rumah milik Sumiyah (40), warga Dusun Badong RT 13 RW 06, Desa Madusari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, mengalami kerusakan parah akibat bagian atap ambrol. Hingga kini, keluarga korban masih menunggu kepastian bantuan untuk memperbaiki rumah yang sudah tidak layak ditempati.
Suami Sumiyah, Budi Santoso (56), mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada malam hari saat tiba-tiba bagian atap rumah runtuh. Kondisi rumah yang sudah berusia tua diduga menjadi penyebab bangunan tidak mampu menahan beban.
“Waktu itu kami kaget, tiba-tiba atap rumah ambrol. Memang kondisi rumah sudah tua dan bagian atasnya banyak yang rapuh,” ujar Budi saat ditemui, Sabtu (8/8/2026).
Beruntung, saat kejadian Sumiyah tidak berada di dalam rumah. Ia sedang berada di rumah adiknya yang mengalami gangguan kejiwaan. Sehari-hari, Sumiyah harus merawat adiknya karena kedua orang tua mereka telah meninggal dunia.
Pasca kejadian, warga sekitar bergotong royong membantu membersihkan puing-puing bangunan dan kayu yang berserakan. Namun hingga kini, rumah tersebut belum juga mendapat perbaikan.
Budi mengaku belum mampu memperbaiki rumah karena keterbatasan ekonomi. Saat ini, ia bekerja di warung nasi kucing dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Untuk membangun kembali belum mampu. Penghasilan saya hanya cukup untuk makan,” katanya.
Ia menuturkan, setelah kejadian Kepala Dusun (Kadus) sempat datang melihat kondisi rumah dan menyampaikan rencana pengajuan bantuan melalui proposal. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait bantuan tersebut.
“Katanya akan diajukan bantuan, tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ungkapnya.
Keluarga berharap pemerintah desa maupun kecamatan segera melihat langsung kondisi rumah tersebut dan memberikan perhatian agar rumah dapat kembali ditempati.
“Saya berharap ada bantuan agar rumah ini bisa dibangun kembali dan bisa ditempati lagi,” harap Budi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga menyebut belum ada peninjauan maupun bantuan dari Pemerintah Desa Madusari maupun Kecamatan Secang terkait kerusakan rumah tersebut.(*)









Tinggalkan Balasan