KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Lapangan Dusun Gading, Desa Duren Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, berubah menjadi arena penuh semangat dan keceriaan saat Karang Taruna Dusun Gading menggelar lomba “Menek Pucang” atau panjat pinang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/8/2026) malam tersebut dimulai pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sekitar 500 warga hadir menyaksikan aksi para peserta yang berjuang menaklukkan tiang pinang dengan berbagai strategi dan kekompakan.
Perlombaan diikuti delapan grup peserta yang berasal dari empat Rukun Tetangga (RT), yakni RT 30, RT 31, RT 32, dan RT 33. Setiap grup beranggotakan empat orang yang saling bahu-membahu untuk mencapai puncak tiang pinang.
Persaingan berlangsung sengit. Tepat pukul 22.00 WIB, tim RT 33 A atau yang dikenal sebagai RT Lor berhasil menjadi peserta pertama yang mencapai puncak tiang pinang.
Tim RT Lor yang dipimpin Pak Lek Sori, seorang senior dalam lomba “Menek Pucang”, berhasil menunjukkan kekompakan dan strategi yang tepat hingga mampu menaklukkan tantangan.
Atas keberhasilan tersebut, RT 33 A berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah dan satu ekor kambing.
Selang sekitar 30 menit kemudian, tepat pukul 22.30 WIB, giliran tim RT 31 atau RT Tengah berhasil mencapai puncak pinang. Tim yang dipimpin Muhlisin atau akrab disapa Pak Dot tersebut berhasil meraih posisi kedua dan membawa pulang hadiah satu ekor kambing serta uang tunai ratusan ribu rupiah.
Meski persaingan berlangsung ketat, panitia tetap memberikan kesempatan kepada enam tim lainnya untuk mencoba mencapai puncak pinang dan mengambil hadiah yang telah disiapkan. Dengan demikian, seluruh delapan grup peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk merasakan keberhasilan dalam perlombaan.
Ketua Karang Taruna Dusun Gading, Muhammad Mufid, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam menyambut kemerdekaan, tetapi juga sebagai upaya menjaga tradisi dan mempererat hubungan antarwarga.
“Lomba ini menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lutfi Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan peserta yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Melalui acara ini kami berharap semangat kebersamaan dan gotong royong warga terus terjaga. Antusias masyarakat sangat luar biasa,” kata Lutfi.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya hiburan musik dangdut dari Grup “Aya” yang mengiringi jalannya kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan “Menek Pucang” ini, Karang Taruna Dusun Gading berharap tradisi panjat pinang sebagai simbol perjuangan, kerja sama, dan pantang menyerah dapat terus dilestarikan oleh generasi muda, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh peserta.(Lukman)









Tinggalkan Balasan