DEPOK | HARIAN7.COM — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melakukan koordinasi bersama PT Citra Waspphutowa terkait rencana pembangunan lanjutan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro mengatakan, koordinasi tersebut juga membahas rencana intervensi Pemerintah Kota Depok terhadap Jalan Keadilan Raya.

Pembahasan dilakukan karena trase pembangunan Tol Desari lanjutan direncanakan bersilangan dengan Jalan Keadilan Raya. Kondisi tersebut membutuhkan penyesuaian perencanaan infrastruktur agar kedua proyek dapat terintegrasi.

Menurut Yodi, pada titik persilangan tersebut direncanakan pembangunan persimpangan tidak sebidang. Infrastruktur itu diharapkan dapat mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan konektivitas antarkawasan.

“Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya menyelaraskan rencana pembangunan Pemerintah Pusat dengan penanganan infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Depok,” ujar Yodi,Jumat (2/10/2026)

Ia menjelaskan, Pemkot Depok akan menyesuaikan rencana penanganan Jalan Keadilan Raya dengan pembangunan lanjutan Tol Desari.

Penyesuaian tersebut diperlukan agar perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan dapat berjalan selaras dan tidak terjadi pekerjaan yang saling tumpang tindih.

“Dengan adanya penyesuaian ini, kami berharap pembangunan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, terutama dari sisi konektivitas dan kelancaran lalu lintas,” kata Yodi.

Koordinasi antara Dinas PUPR Kota Depok dan PT Citra Waspphutowa menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara proyek infrastruktur pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Integrasi kedua rencana pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan jaringan jalan di Kota Depok sekaligus meningkatkan aksesibilitas masyarakat di kawasan yang terdampak pembangunan Tol Desari lanjutan.