AMBARAWA,HARIAN7.COM  – Aparat kepolisian dari Polsek Ambarawa bersama Satreskrim Polres Semarang bergerak cepat mengusut kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa Counter HP Royal Phone di Lingkungan Pojoksari, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026).

Peristiwa ini pertama kali terendus setelah karyawan konter menemukan tempat kerjanya dalam kondisi berantakan.
Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti, S.H., M.H., menjelaskan bahwa aksi kejahatan ini diduga terjadi saat konter sedang kosong ditinggal pegawainya.
“Peristiwa bermula ketika dua karyawan counter M. Danu (21 Th) dan M. Fahmi (19 Th) pulang dari Salatiga sekitar pukul 02.30 WIB dan bermaksud kembali ke counter. Saat itu mereka sempat mengetuk pintu, namun tidak ada respons dari dalam sehingga keduanya memutuskan pulang ke rumah masing-masing,” ungkap AKP Ririh saat dikonfirmasi.
Misteri pembobolan ini baru benar-benar terungkap pada siang harinya sekitar pukul 14.00 WIB ketika M. Danu kembali ke lokasi untuk bekerja. Curiga karena pintu depan masih terkunci rapat, Danu mengintip lewat celah pintu dan mendapati ruangan dalam sudah acak-acakan. Ia lalu nekat mendobrak pintu belakang demi memastikan situasi sebelum akhirnya melapor ke polisi.
Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Candra Waskito (25), warga Kecamatan Banyubiru. Hingga saat ini, nilai kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan inventarisasi oleh pihak korban bersama penyidik.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Ambarawa bersama Satreskrim Polres Semarang dan Tim Inafis segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi.
Polisi menegaskan tengah melakukan penyelidikan intensif berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan.
Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik peristiwa ini dan memeriksa saksi secara maraton.
“Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Semarang, Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses penyelidikan sehingga pelaku dapat segera diungkap,” pungkas AKBP Heru.(*)