Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Hasil kerja warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga melalui program ketahanan pangan mulai dirasakan manfaatnya. Sayuran sawi hasil budidaya warga binaan dibagikan kepada keluarga pengunjung saat layanan kunjungan tatap muka, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan pembagian hasil panen tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di lingkungan Rutan Salatiga. Momen ini menjadi bukti bahwa program pembinaan tidak hanya memberikan keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang bermanfaat bagi orang lain.

Program budidaya sayuran ini merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong satuan kerja pemasyarakatan untuk mengembangkan pembinaan berbasis produktivitas, kemandirian, serta ketahanan pangan.

Melalui kegiatan bercocok tanam, warga binaan dibekali keterampilan sekaligus nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian. Hasil panen yang diperoleh kemudian dimanfaatkan secara positif, termasuk dibagikan kepada keluarga pengunjung.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Salatiga Akbar Febri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata bahwa proses pembinaan di Rutan Salatiga mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

“Kami ingin memastikan bahwa program pembinaan yang dilakukan di Rutan Salatiga tidak berhenti pada proses pelatihan saja, tetapi menghasilkan sesuatu yang nyata dan bermanfaat. Hasil panen sawi ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu berkarya dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Akbar.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pengembangan program ketahanan pangan serta berbagai kegiatan produktif lainnya sebagai bekal bagi warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Dengan adanya program tersebut, Rutan Kelas IIB Salatiga berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki keterampilan serta kesiapan untuk berkontribusi secara positif setelah menjalani masa pembinaan.