UNGARAN,HARIAN7.COM – Polres Semarang menyalurkan 13.000 liter air bersih untuk membantu ratusan warga yang mengalami krisis air di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jumat (21/8/2026). Bantuan ini menyasar sekitar 260 kepala keluarga (KK) atau 870 jiwa yang terdampak kekeringan musim kemarau.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo memimpin langsung pendistribusian air menggunakan dua armada tangki berkapasitas 5.000 dan 8.000 liter. Kegiatan bakti sosial ini juga melibatkan BPBD Kabupaten Semarang, TNI, pihak kecamatan, serta relawan PMI.

“Kami hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih adalah kebutuhan utama, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga untuk keperluan sehari-hari,” ujar AKBP Heru di lokasi pendistribusian, Jumat(21/8/2026) pagi.

Heru menambahkan, aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan dan bersinergi dengan masyarakat serta pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sosial di lapangan.

Kepala Desa Kedungringin, Nur Habibi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan responsif dari kepolisian.

Menurutnya, pasokan air tersebut sangat dinantikan oleh warga Dusun Jagir yang tersebar di delapan RT.Kondisi kekeringan ini dibenarkan oleh Maya, salah seorang warga setempat. Ia mengungkapkan bahwa Dusun Jagir selalu menjadi langganan kekeringan setiap tahunnya karena sumur warga mengering.

“Ini fenomena tahunan setiap musim kemarau. Sumur warga kering, sehingga debit airnya sangat sedikit dan kami harus menunggu berhari-hari agar airnya bisa keluar lagi,” keluh Maya.

Selain masalah air, Maya juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengadukan infrastruktur jalan sepanjang 1,5 kilometer dari Dusun Jagir menuju Desa Kedungringin yang rusak parah. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk urusan administrasi dan Posyandu.(*)