Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Pemandangan berbeda terlihat dalam proses pembangunan jalan rabat beton di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Belasan emak-emak warga setempat ikut turun langsung membantu pengerjaan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026.

Pada Rabu (5/8/2026), para ibu rumah tangga tersebut meninggalkan sejenak aktivitas keseharian mereka untuk ikut bergotong royong di lokasi pengecoran jalan. Dengan mengenakan sarung tangan dan perlengkapan sederhana, mereka bahu-membahu bersama personel Satgas TMMD serta warga lainnya mempercepat penyelesaian pembangunan.

Tak hanya sekadar melihat, para emak-emak itu ikut mengangkut material cor berupa kricak menggunakan ember. Tangan yang biasanya sibuk mengurus rumah tangga, kini terlihat cekatan memindahkan material dari tumpukan menuju lokasi pengecoran.

Kehadiran mereka menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung program TMMD. Pembangunan jalan beton yang ditargetkan selesai sebelum 10 Agustus 2026 tersebut menjadi harapan baru warga untuk mendapatkan akses jalan yang lebih nyaman dan aman.

Salah satu warga mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan jalan merupakan bentuk kepedulian bersama agar hasil pembangunan dapat segera dirasakan.

Bagi warga Dusun Gompyong, jalan yang lebih baik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membuka kemudahan aktivitas sehari-hari. Mulai dari akses pendidikan, ekonomi, hingga mobilitas warga menjadi lebih lancar.

Semangat “the power of emak-emak” pun terasa di lokasi pembangunan. Mereka membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.(*)