Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Di balik mulusnya jalan rabat beton yang mulai membentang di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tersimpan cerita tentang perjuangan para prajurit TNI yang bekerja tanpa mengenal lelah.

Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026 hingga Jumat (7/8/2026) telah mencapai sekitar 90 persen. Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras personel Satgas TMMD yang setiap hari berjibaku menyelesaikan pembangunan.

Kontur jalan yang naik turun, panas matahari yang menyengat, serta debu material yang beterbangan menjadi tantangan yang harus dihadapi para prajurit berbaju loreng. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk menuntaskan pekerjaan.

Di sela aktivitas pembangunan, tubuh yang lelah dan penuh debu terkadang membutuhkan waktu untuk beristirahat. Menariknya, para prajurit tidak selalu mencari tempat nyaman untuk melepas penat.

Tumpukan kricak di bawah rindangnya tanaman kopi bariyah menjadi tempat sederhana untuk merebahkan tubuh. Di antara hamparan material pembangunan, semilir angin dan teduhnya dedaunan menjadi penawar lelah setelah berjam-jam bekerja di bawah terik matahari.

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran pengorbanan para prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Mereka rela berpanas-panasan dan beristirahat seadanya demi menghadirkan akses jalan yang lebih baik bagi warga.

Pembangunan jalan rabat beton di Desa Cukil tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga warga dari desa sekitar. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting yang membantu kelancaran mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satunya warga Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, yang selama ini memanfaatkan jalur tersebut untuk memangkas waktu perjalanan menuju Boyolali, Solo, Salatiga, hingga Pasar Kembangsari.

Dengan selesainya pembangunan jalan tersebut, manfaat TMMD dirasakan lebih luas oleh masyarakat lintas desa. Jalan yang dibangun melalui kerja keras TNI dan warga itu kini menjadi penghubung yang membuka kemudahan akses serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Di balik jalan yang semakin mulus, ada cerita tentang keringat, kebersamaan, dan pengabdian prajurit TNI yang memilih tempat sederhana untuk beristirahat demi sebuah perubahan bagi masyarakat.