Laporan: Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG | HARIAN7.COM – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (11/8/2026) pagi.
Puluhan prajurit Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tampak bergerombol mendatangi sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area tersebut.
Kehadiran para prajurit berseragam loreng itu bukan sekadar untuk menyaksikan kegiatan lomba tari keprajuritan yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata (Disdikbudpar) Kabupaten Semarang bersama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga.
Mereka juga datang membawa misi sederhana namun bermakna, yakni membantu menggerakkan roda perekonomian warga kecil melalui aksi “nglarisi tonggo” atau membeli dagangan tetangga.
Event lomba tari keprajuritan yang melibatkan pelajar tersebut memang menjadi ajang pelestarian budaya Jawa. Namun bagi para pedagang lokal Desa Cukil, kegiatan itu juga menjadi peluang untuk menambah penghasilan.
Puluhan pedagang membuka lapak dengan menjajakan berbagai makanan dan minuman bagi pengunjung acara. Kehadiran Satgas TMMD yang turut membeli dagangan mereka menjadi penyemangat tersendiri bagi para pelaku usaha kecil.
“Kami tidak hanya ingin memberikan apresiasi kepada para peserta lomba. Kehadiran kami juga untuk membantu pedagang agar dagangannya lebih ramai,” ujar salah satu personel Satgas TMMD.
Sejumlah pedagang mengaku senang dengan kepedulian para prajurit TNI tersebut. Mereka merasa terbantu karena dagangan yang baru dibuka langsung mendapat pembeli.
“Senang ya bapak-bapak TNI ini mau nglarisi dagangan kami. Ibaratnya baru buka dasar, ada bapak TNI bisa jadi penglaris,” ungkap Mirah, salah satu pedagang di RTH Desa Cukil.
Melalui kegiatan sederhana itu, Satgas TMMD menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur fisik. Lebih dari itu, kepedulian terhadap masyarakat dan penguatan ekonomi warga juga menjadi bagian penting dari pengabdian TNI.
Kawasan RTH Desa Cukil yang kini semakin ramai dengan berbagai kegiatan masyarakat pun menjadi ruang yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.









Tinggalkan Balasan