Laporan: Muhamad Nuraeni

SEMARANG | HARIAN7.COM – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan, pembinaan, dan pemberdayaan jamaah serta alumni haji. Komitmen itu disampaikan saat jajaran Pengurus Wilayah (PW) IPHI Jawa Tengah bersilaturahim dengan Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum pengenalan jajaran pengurus baru PW IPHI Jawa Tengah sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi alumni haji dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang lebih luas bagi masyarakat.

Plt. Ketua PW IPHI Jawa Tengah, Dr. H. Muh Haris, M.Si., menyampaikan bahwa IPHI Jawa Tengah siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program yang berkaitan dengan pembinaan jamaah, pelayanan haji, kegiatan sosial, serta pemberdayaan masyarakat.

Dengan membawa semangat “Ngopeni, Ngelakoni”, IPHI Jawa Tengah ingin hadir tidak hanya sebagai wadah silaturahim para alumni haji, tetapi juga sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata.

“IPHI Jawa Tengah siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Semangat kami adalah ngopeni dan ngelakoni. Kami ingin hadir untuk merawat persaudaraan, memberikan perhatian kepada jamaah dan alumni haji, serta menjalankan amanah melalui program yang konkret dan memberikan manfaat,” ujar Muh Haris.

IPHI Bukan Sekadar Wadah Alumni Haji

Muh Haris menegaskan, peran IPHI tidak berhenti sebagai tempat berkumpulnya para alumni haji. Lebih dari itu, IPHI memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai kemabruran haji agar terus diwujudkan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, pembinaan terhadap jamaah haji harus terus berjalan meskipun rangkaian ibadah di Tanah Suci telah selesai.

“IPHI bukan hanya wadah berkumpulnya para alumni haji. Lebih dari itu, IPHI memiliki tanggung jawab untuk menjaga persaudaraan dan kemabruran haji agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Karena itu, IPHI Jawa Tengah membuka ruang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam berbagai bidang, mulai dari pembinaan jamaah, penguatan pelayanan haji, kegiatan sosial, hingga program kemasyarakatan.

Muh Haris berharap sinergi tersebut mampu memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Tengah.

Sampaikan Rencana Muktamar IPHI

Dalam kesempatan tersebut, Muh Haris juga menyampaikan rencana pelaksanaan Muktamar IPHI yang akan berlangsung di Pontianak pada September 2026.

Menurutnya, muktamar menjadi agenda penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kebijakan IPHI secara nasional.

“Kami juga menyampaikan rencana Muktamar IPHI di Pontianak pada September mendatang. Mudah-mudahan Muktamar ini menjadi momentum konsolidasi dan semakin memperkuat kontribusi IPHI bagi umat dan masyarakat,” ungkap Muh Haris.

Ahmad Luthfi Apresiasi Kepemimpinan Muh Haris

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik silaturahim jajaran PW IPHI Jawa Tengah. Ia juga memberikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Muh Haris sebagai Plt. Ketua PW IPHI Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi berharap Muh Haris bersama jajaran pengurus mampu membawa IPHI Jawa Tengah semakin aktif dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap berkolaborasi dengan IPHI dalam upaya meningkatkan pelayanan haji bagi jamaah haji di Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan publik, termasuk dalam bidang keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Menjaga Kemabruran Sepanjang Hayat

Selain pelayanan haji, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya pembinaan terhadap para alumni haji agar nilai-nilai kemabruran yang diperoleh selama beribadah di Tanah Suci tetap terjaga.

“Pembinaan IPHI juga dilakukan kepada para alumni haji agar kemabruran haji tetap terjaga sepanjang hayat,” pesan Ahmad Luthfi.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen IPHI Jawa Tengah. Muh Haris menilai predikat haji bukan sekadar pencapaian ibadah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Menjadi haji bukan hanya selesai ketika kembali dari Tanah Suci. Justru setelah itu bagaimana nilai-nilai haji diwujudkan dalam kehidupan. Karena itu, kemabruran harus terus dijaga dan diimplementasikan sepanjang hayat,” tegasnya.

Ngopeni, Ngelakoni Jadi Semangat Pengabdian

Silaturahim PW IPHI Jawa Tengah dengan Gubernur Jawa Tengah menjadi langkah awal memperkuat hubungan antara organisasi alumni haji dan pemerintah daerah.

Melalui semangat “Ngopeni, Ngelakoni”, IPHI Jawa Tengah berkomitmen untuk terus hadir merawat persaudaraan, mendampingi jamaah dan alumni haji, serta menjalankan amanah organisasi melalui kerja nyata.

Dengan semangat tersebut, IPHI Jawa Tengah siap memperkuat kontribusi dalam pelayanan dan pembinaan jamaah haji, menjaga kemabruran alumni haji, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Tengah.

Ngopeni, Ngelakoni. Menjaga Kemabruran, Memperkuat Persaudaraan, Memberi Kemanfaatan.