Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti betonisasi jalan, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan perbaikan fasilitas ibadah.
Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan nonfisik serta pendekatan sosial kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari program TMMD. Melalui interaksi langsung dengan warga, anggota Satgas TMMD berupaya membangun kepedulian dan memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.
Salah satu momen tersebut terlihat ketika Serma Hanafi menyambangi rumah Rukiem (78), warga RT 5 RW 2 Dusun Cukil, Desa Cukil.
Suasana hangat terjadi saat keduanya berbincang di teras rumah. Dengan penuh perhatian, Serma Hanafi mendengarkan cerita Rukiem tentang kondisi tangan kirinya yang pernah mengalami cedera akibat terjatuh.
Cedera tersebut membuat bagian siku tangan Rukiem mengalami perubahan hingga kini. Namun, keterbatasan fisik tidak membuat perempuan lanjut usia itu menyerah menjalani kehidupan.
Meski usianya telah senja, Rukiem tetap aktif melakukan berbagai kegiatan, termasuk bekerja di kebun untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Cerita sederhana dari Rukiem menjadi pelajaran berharga bagi Serma Hanafi. Baginya, semangat perempuan desa tersebut menunjukkan bahwa usia dan keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti bergerak dan tetap produktif.
“Semangat beliau luar biasa. Di usia yang tidak lagi muda, masih memiliki keinginan untuk terus beraktivitas,” ujar Serma Hanafi.
Kisah Rukiem menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat pedesaan yang penuh keteguhan dan kerja keras. Semangat pantang menyerah seperti inilah yang menjadi bagian dari nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program TMMD.









Tinggalkan Balasan