Laporan : Fera Marita

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7. COM– Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga menyambangi pelaku usaha rumahan keripik ceker di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (27/7/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program pembangunan non-fisik TMMD untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Usaha rumahan pembuatan keripik ceker milik Hartono, warga RT 06/RW 02 Dusun Cukil ini, dinilai memiliki potensi pasar yang besar meski proses pengolahannya membutuhkan kesabaran ekstra.Hartono menjelaskan bahwa proses pembuatan keripik ceker yang renyah tersebut melalui tahapan yang sangat panjang dan memakan waktu belasan jam.

“Pertama, ceker direbus selama lima menit, dipotong kukunya, lalu dikerat. Setelah itu direndam selama lima jam dan dioven selama enam jam. Selesai dioven, ceker digepuk untuk mengeluarkan tulangnya,” ujar Hartono saat menjelaskan proses produksi kepada personel Satgas TMMD.

Tidak berhenti di situ, ceker yang sudah dipisahkan dari tulangnya harus masuk kembali ke dalam oven selama lima jam. Proses terakhir adalah penggorengan yang dilakukan sebanyak dua kali sebelum akhirnya keripik siap dikemas dan dipasarkan.

Panjangnya proses produksi ini sempat membuat takjub dua personel Satgas TMMD yang datang berkunjung.

Melalui agenda peninjauan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti ini, program TMMD TA 2026 berharap dapat memotivasi serta mempublikasikan potensi ekonomi lokal agar lebih dikenal luas oleh pasar. (*)