Laporan: Ratamaningsih

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kabupaten Temanggung periode 2026-2031 resmi dikukuhkan. Salah satu komitmen utama pengurus baru adalah ikut mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam memperjuangkan sektor tembakau yang menjadi salah satu denyut ekonomi masyarakat.

Pelantikan Majelis Pengurus ICMI Orda Temanggung berlangsung di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 80 peserta, jajaran Forkopimda, Ketua ICMI Orwil Jawa Tengah Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H., serta pengurus ICMI Orwil Jateng.

Mewakili Bupati Temanggung, Kepala Kesbangpol Temanggung Tri Raharjo, S.I.P., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru ICMI Orda Temanggung.

Menurutnya, keberadaan organisasi yang diisi para cendekiawan diharapkan mampu memberikan gagasan dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Temanggung mengapresiasi sebesar-besarnya. Ketika organisasi yang baru dilantik memiliki jiwa dan raga untuk berkontribusi, maka akan sangat berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Tri Raharjo.

Ia juga mengajak ICMI membangun komunikasi dengan pemerintah melalui konsep “NGOPLING” atau Ngobrol, Ngopi, Ngelinting sebagai ruang bertukar gagasan untuk mempercepat pembangunan Temanggung.

“ICMI dengan pemerintah ini pasangan yang klop. Diharapkan bisa berkolaborasi dengan baik,” katanya.

Ketua ICMI Orda Temanggung terpilih, Dr. Mahsum, M.Si., menegaskan bahwa kehadiran ICMI bukan hanya untuk mengembangkan organisasi, tetapi lebih jauh memberikan pemikiran strategis bagi kemajuan daerah.

“Jangan hanya memikirkan organisasi ini saja. Yang lebih utama adalah memikirkan kemajuan Kabupaten Temanggung. Ke depan ICMI akan berkumpul empat bulan sekali untuk menghasilkan pemikiran yang berguna bagi daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Jawa Tengah Prof. Dr. Gunarto menyoroti potensi besar Temanggung, khususnya sektor tembakau. Ia berharap ICMI mampu mengambil peran dalam mendorong pengembangan komoditas unggulan tersebut.

“Karena di Temanggung banyak terdapat tembakau, semoga ICMI bisa berkolaborasi untuk memajukan pertembakauan di Temanggung,” ungkap Gunarto.

Ia juga mendorong ICMI memperkuat hubungan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai keagamaan, termasuk mendukung pengembangan pesantren modern yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam forum diskusi, Anggota Penasehat ICMI Sriidada, S.Sos., M.M., bersama Anggota DPRD Temanggung Yamin turut memberikan sejumlah masukan. Salah satunya mendorong ICMI ikut mendukung langkah Bupati Temanggung bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) dalam memperjuangkan kepentingan petani tembakau hingga ke tingkat pusat.

Selain isu tembakau, ICMI juga didorong memperkuat konsolidasi demokrasi, kelembagaan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Pelantikan tersebut menjadi penanda bahwa ICMI Orda Temanggung tidak hanya hadir sebagai organisasi intelektual, tetapi juga diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam melahirkan gagasan dan solusi bagi persoalan daerah.

“ICMI harus hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi menjadi bagian dari pembangunan dengan pemikiran dan langkah nyata untuk masyarakat Temanggung,” demikian pesan utama dalam kegiatan tersebut.