Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7. COM- Desa Cukil Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang saat ini menjadi lokasi pelaksanaan program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026. Masyarakat Cukil saat ini bukan lagi didominasi oleh petani sebagai mata pencaharian utama. Berbagai industri kecil rumahan saat ini juga menjamur di wilayah Desa Cukil, salah satunya adalah usaha pembuatan atos-atos.
Atos-atos sendiri merupakan camilan berbahan baku campuran terigu, tapioka dan bumbu dasar lainnya. Di produksi secara manual, atos-atos menjadi salah satu makanan ringan yang banyak diminati.
Salah satu pembuat atos-atos di wilayah Desa Cukil adalah Kamto, warga RT 18 RW 7 Dukuh Banjari Cukil. Kamto sudah menekuni bisnis atos-atos selama 8 tahun dengan pemasaran hingga daerah Grabag Magelang. Produksi atos-atos miliknya terdiri dari 2 varian. Varian yang renyah dengan potongan yang tipis dan varian atos dengan texture lebih tebal.
“Kalau pelanggan dari Grabag pesennya yang tebel dan atos. Mereka tidak suka yang renyah dan tipis. Sebenarnya atos-atos kan ya yang atos dan tebal itu. Tapi karena banyak yang tidak suka, kami bikin versi renyahnya yang lebih tipis,” papar Kamto pada 2 prsonil satgas TMMD, Prada Vicky dan Prada Akbar dari Brigif TP 43 Muria.
Kamto menambahkan bahwa dalam sehari dirinya bisa menghabiskan 10 kg terigu dan 10 kg tapioka. Dari 2kg campuran tepung tersebut, dirinya bisa menghasilkan sedikitnya 20kg atos-atos siap jual.
Interaksi antara personil satgas TMMD dengan pelaku usaha kecil di wilayah Desa Cukil bukanlah hal yang mengejutkan. Sinergitas yang baik dengan warga menjadi salah satu sasaran program TMMD Reguler ke-129.(*)









Tinggalkan Balasan