Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7. COM – Di sela-sela kesibukan merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga menunjukkan aksi humanis dengan membantu warga lokal. Salah satunya dilakukan oleh Prada Aditya, yang spontan membantu seorang pedagang es kelapa muda di Dukuh Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Kehadiran prajurit TNI di wilayah tersebut kini menjadi pemandangan sehari-hari yang disambut hangat oleh masyarakat. Interaksi sosial yang erat pun terbangun secara alami selama pelaksanaan program fisik TMMD Tahun Anggaran 2026 ini.
Pemilik kedai es kelapa muda, Ida, menceritakan momen tersebut terjadi saat dirinya sedang kewalahan memindahkan belasan janjang kelapa muda ke kedainya. Secara kebetulan, Prada Aditya dari kesatuan Brigif TP 43 Muria melintas dan langsung turun tangan membantu mengangkat buah-buah kelapa tersebut.
“Saya tadi pas repot sendirian memindahkan kelapa dari motor ke kedai, berat sekali. Tiba-tiba ada pak tentara lewat dan langsung membantu tanpa diminta. Jelas saya sangat terbantu, pekerjaannya jadi cepat selesai,” ujar Ida saat ditemui di kedainya.
Ida menyebutkan bahwa pada hari biasa ia mampu menjual sekitar 30 buah kelapa muda per hari. Jumlah tersebut bisa melonjak hingga 80 buah jika ada acara khusus di kantor desa.
Sementara itu, Prada Aditya mengungkapkan bahwa aksi yang dilakukannya merupakan hal spontan yang sudah menjadi kewajiban setiap prajurit saat melihat warga membutuhkan bantuan.
“Tadi kebetulan saya lewat habis dari lokasi rehab RTLH. Melihat Ibu Ida sedang kesulitan mengangkat janjang kelapa yang cukup berat, spontan saya bantu. Bagi kami, membantu kesulitan warga di sekitar lokasi TMMD sudah menjadi kewajiban dan bagian dari pengabdian,” kata Prada Aditya.
Aksi peduli ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bantuan kecil di lapangan membuktikan bahwa kehadiran Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan melebur bersama masyarakat setempat.(*)









Tinggalkan Balasan