DEPOK | HARIAN7.COM – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok, Miftah Sunandar, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Dr. Karlina, MARS, yang resmi mengembalikan formulir pencalonan sebagai bakal calon ketua Kadin periode 2026–2031. Miftah menilai kedekatan Karlina dengan pemerintah saat ini menjadi aset strategis bagi organisasi.

“Saya sangat mendukung karena Dr. Karlina adalah satu-satunya calon ketua Kadin yang, menurut pengamatan saya, memiliki kedekatan dengan pemerintah saat ini. Saya juga yakin beliau dapat membawa Kadin menjadi lebih baik,” ujar Miftah saat menggelar jumpa pers di Hotel Bumi Wiyata , Jumat (31/7/2026).

Meski memberikan dukungan, Miftah menekankan pentingnya kejelasan prosedur dalam proses Musyawarah Kota (Mukota). Ia meluruskan anggapan bahwa Karlina sudah pasti terpilih melalui aklamasi. Menurut Miftah, aklamasi hanya bisa terjadi jika terdapat dua atau tiga calon yang bersepakat mengusung satu kandidat.

“Ini harus clear dulu, Dr. Karlina statusnya masih sebagai bakal calon, bukan terpilih aklamasi. Aklamasi itu mekanismenya berbeda, yaitu ketika ada beberapa calon yang bersepakat mendukung satu orang,” jelasnya.

Syarat 50 Anggota Terverifikasi

Miftah menjelaskan bahwa saat ini status kepesertaan Dr. Karlina masih dalam tahap verifikasi oleh panitia. Salah satu syarat mutlak untuk dapat mengikuti pemilihan adalah adanya dukungan dari minimal 50 anggota Kadin yang telah terverifikasi dan memiliki hak suara.

“Kepesertaannya sedang kami verifikasi. Syarat utamanya adalah ada 50 peserta yang terverifikasi dapat memilih. Siapa saja yang memiliki hak suara itu ditetapkan sepenuhnya oleh Ketua Steering Committee (SC),” tegas Miftah.

Penegasan ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses suksesi kepemimpinan Kadin Kota Depok. Miftah berharap seluruh tahapan, mulai dari verifikasi administrasi hingga pemungutan suara, berjalan sesuai aturan main yang telah ditetapkan oleh SC.

Hingga saat ini, Dr. Karlina tercatat sebagai satu-satunya bakal calon yang telah menyerahkan berkas lengkap. Namun, Miftah mengingatkan bahwa pintu pendaftaran masih terbuka bagi calon lain hingga batas waktu yang ditentukan, sehingga kompetisi tetap mungkin terjadi.