DEPOK | HARIAN7.COM – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus menggencarkan upaya pemeliharaan vegetasi kota serta konservasi lahan sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan ekologi dan keamanan publik. Langkah ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi, Tri Sakti Anggoro, yang memprioritaskan mitigasi risiko bencana akibat pohon tumbang sekaligus meningkatkan tutupan hijau.
Tri Sakti menjelaskan bahwa selama bulan Mei 2026, timnya telah melakukan perawatan dan perapihan terhadap 278 pohon di berbagai titik strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan estetika kota tetap terjaga serta meminimalisir gangguan akibat dahan atau ranting yang menjalar ke fasilitas umum dan jaringan listrik.
Mitigasi Risiko Pohon Tumbang
Aspek keselamatan warga menjadi fokus utama dalam operasional bidang ini. Tri Sakti mencatat bahwa tim telah melakukan penebangan terhadap 14 pohon yang teridentifikasi rawan tumbang karena faktor usia atau kondisi kesehatan tanaman.
“Kami juga menangani tiga kasus pohon sempal (patah sebagian) dan enam kasus pohon tumbang akibat faktor alam. Respons cepat ini penting untuk mencegah korban jiwa maupun kerusakan properti,” ujar Tri Sakti, saat memberikan keterangan pers nya melalui pesan singkat,Jumat (5/6/2026).
Upaya mitigasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat, layanan penanganan kegawatdaruratan pohon rawan tumbang meraih nilai kepuasan sebesar 96,75 persen. Angka ini mencerminkan kepercayaan warga terhadap profesionalisme dan kecepatan petugas DLHK dalam bertindak.
Gerakan Satu Minggu Satu Pohon
Di sisi lain, DLHK Depok tidak hanya fokus pada pengurangan risiko, tetapi juga aktif menambah ruang terbuka hijau. Melalui gerakan “Satu Minggu Satu Pohon”, pihaknya berhasil menanam total 184 pohon baru di berbagai lokasi.
Tri Sakti menambahkan, upaya konservasi juga diperluas melalui pembuatan lubang biopori di 10 lokasi strategis. Lubang resapan ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan air saat musim hujan dan meningkatkan kualitas tanah serta air tanah di area perkotaan.
Komitmen Transparansi Publik
Menyinggung akuntabilitas kinerja, Tri Sakti menegaskan komitmennya untuk membuka seluas-luasnya akses informasi bagi masyarakat. Ia menjamin bahwa seluruh capaian dan progres kerja akan dilaporkan secara berkala.
“Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, kami akan selalu menyampaikan capaian kinerja kami setiap bulan, semester, dan tahunan. Masyarakat berhak mengetahui apa yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk lingkungan mereka,” tegas Tri Sakti.
Ke depan, DLHK Kota Depok berkomitmen untuk mempertahankan standar pelayanan tinggi serta memperluas area konservasi guna mendukung ketahanan lingkungan menghadapi perubahan iklim, sembari menjaga transparansi dalam setiap langkah kerjanya.









Tinggalkan Balasan