Laporan: Ratmaningsih
TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Antrean panjang terlihat sejak pagi di Kantor Samsat Temanggung, Rabu (3/6/2026). Puluhan wajib pajak memenuhi ruang pelayanan untuk mengurus kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Pemandangan tersebut mendapat perhatian langsung Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, S.Sos., M.Si., saat melakukan kunjungan kerja ke Samsat Temanggung.
Didampingi jajaran petugas, Masrofi meninjau seluruh alur pelayanan, mulai dari loket pendaftaran, verifikasi berkas, hingga proses pembayaran. Menurutnya, tingginya jumlah masyarakat yang datang menjadi indikator positif meningkatnya kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Temanggung.
“Kesadaran masyarakat dinilai cukup tinggi untuk membayar pajak, terlebih pajak dikelola kembali oleh pemerintah untuk pembangunan sebagai fasilitas publik,” kata Masrofi.
Meski antrean terlihat padat, pelayanan di Samsat Temanggung tetap berjalan lancar. Sejumlah wajib pajak mengaku proses pelayanan berlangsung cepat dan petugas aktif membantu masyarakat yang mengalami kendala administrasi.
“Pelayanan di kantor Samsat cepat dan sesuai harapan, sehingga warga tidak perlu antre lama. Selain itu juga ada arahan ketika ada kendala yang dihadapi,” ujar salah seorang wajib pajak.
Petugas Samsat Temanggung, Imam dan Lutfi, mengatakan pihaknya terus berupaya mengurai antrean dengan memberikan pendampingan sejak awal proses pelayanan.
“Kami berusaha melayani pengunjung yang akan membayar pajak dengan semaksimal mungkin. Kami selalu mengarahkan supaya mereka tidak salah meja dan apa syarat fisik yang harus disiapkan. Hal tersebut akan mempercepat pelayanan dan mengurangi antrean,” kata Imam.
Masrofi juga mengapresiasi berbagai peningkatan pelayanan yang dilakukan Samsat Temanggung dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, pelayanan kini semakin mudah diakses masyarakat melalui berbagai inovasi yang telah dikembangkan.
“Banyak peningkatan pelayanan dibanding tahun lalu untuk masyarakat yang akan membayar pajak kendaraannya. Selain di kantor ini, juga disediakan Samsat Keliling untuk memudahkan masyarakat yang jarak tempuhnya jauh dari kantor Samsat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bapenda Jawa Tengah terus mendorong berbagai terobosan layanan, mulai dari Samsat Keliling, Samsat Malam, hingga sistem pembayaran digital guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda monitoring dan evaluasi Bapenda Jawa Tengah terhadap kinerja UPTD Samsat di seluruh kabupaten dan kota menjelang semester II tahun 2026.









Tinggalkan Balasan