Sementara sopir truk box, AS (37), mengalami retak tulang pada tangan kiri dalam kondisi sadar.
Korban paling parah dialami penumpang truk box berinisial N.B. (38). Ia mengalami patah pada kedua kaki dan sempat tidak sadarkan diri sebelum dilarikan ke RS dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo Salatiga.
Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi kendaraan, melakukan olah TKP, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Polisi kembali mengingatkan pengemudi kendaraan angkutan barang untuk memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintas di jalur menurun kawasan JLS Salatiga.
“Terlebih saat melintasi jalur menurun di kawasan Jalan Lingkar Selatan Salatiga,” ujar Henry.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Salatiga.









Tinggalkan Balasan