HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Viral Motor Berlogo BGN, Pemerintah Tegaskan untuk Operasional Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA | HARIAN7.COM – Video yang memperlihatkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:  Kecelakaan Bus di Arab Saudi, Inilah Kondisi Terkini 14 Jemaah Umrah

Ia menjelaskan, motor tersebut diperuntukkan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menunjang mobilitas dan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Namun demikian, Dadan memastikan bahwa kendaraan tersebut hingga kini belum didistribusikan. Seluruh unit masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” katanya.

Baca Juga:  Pertamina Siapkan 7.520 KL Avtur untuk Layani Jemaah Haji dari Embarkasi Solo

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa realisasi pengadaan dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.

Terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit, Dadan menegaskan informasi tersebut tidak benar.

“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” jelasnya.

Baca Juga:  Transformasi Layanan Polri: Satpas Prototype Salatiga dan 10 Gedung Baru Resmi Beroperasi

Dadan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan bahwa pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran distribusi dan pelaksanaan program MBG secara nasional.

Menurut dia, dukungan sarana operasional menjadi salah satu faktor penting agar program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.(Yuanta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!