Taruna Akmil Ditempa di Satuan Tempur, OJT Jadi Ujian Nyata Kepemimpinan Lapangan
Laporan: Wahono | Kabiro Kedu
MAGELANG | HARIAN7.COM – Akademi Militer (Akmil) menyiapkan taruna tingkat III menghadapi realitas tugas lapangan melalui program On the Job Training (OJT) yang akan digelar selama 10 hari, mulai 13 hingga 22 April 2026.
Kesiapan itu ditandai dengan laporan resmi yang dipimpin Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar di Lapangan Mako Mentar Akmil, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini diikuti Wakil Gubernur Akmil, jajaran pejabat distribusi, perwira, pengasuh, serta seluruh taruna tingkat III sebagai peserta latihan.
Dalam amanatnya, Rano menegaskan bahwa OJT bukan sekadar rutinitas pendidikan, melainkan fase krusial untuk menguji kemampuan taruna dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa pendidikan.
“Melalui latihan ini, para taruna diharapkan memperoleh gambaran nyata tentang peran, tugas, dan tanggung jawab jabatan di lapangan,” ujar Rano.
Selama OJT, para taruna akan diterjunkan langsung ke satuan operasional TNI Angkatan Darat, yakni Kodam V/Brawijaya, Divif 2/Kostrad, dan Skadron 31/Amur Yudha Cakti Puspenerbad. Mereka akan mempraktikkan materi Binsat, kepemimpinan, CMI, hingga metodologi penelitian dalam konteks riil penugasan.
Di satuan tersebut, taruna akan berperan layaknya perwira muda, seperti komandan peleton (danton) maupun perwira urusan (paur), sehingga dituntut mampu beradaptasi cepat dengan dinamika tugas dan lingkungan prajurit.
Rano mengingatkan, durasi latihan yang relatif singkat harus dimanfaatkan secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku sebagai calon perwira yang berlandaskan nilai Budhi Bhakti Wira Utama.
“Taruna harus mampu menunjukkan integritas, disiplin, dan tanggung jawab, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari bersama prajurit dan keluarganya,” kata dia.
Selain itu, ia menginstruksikan agar setiap kegiatan diawali dengan doa serta mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Taruna juga diminta aktif menyerap pengetahuan di satuan serta mematuhi kode kehormatan dan Peraturan Khusus Taruna (Perkhustar).
Pengawasan pelaksanaan OJT akan dilakukan secara intensif oleh Danmentar Akmil beserta jajaran, khususnya Batalyon Taruna Madya, guna memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai tujuan.
Menutup amanatnya, Rano berharap seluruh taruna mampu menjalankan latihan dengan baik dan menghasilkan capaian maksimal sebagai bekal menghadapi tugas sebagai perwira TNI di masa depan.













Tinggalkan Balasan