Rem Mendadak Hindari Kucing, Kecelakaan Beruntun di Purworejo Tewaskan Satu Orang
Laporan: Wahono | Kabiro Kedu
PURWOREJO | HARIAN7.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas jalan Purworejo–Magelang, tepatnya di Dusun Simpu, Desa Ketosari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Sabtu (11/6) pagi. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Kecelakaan melibatkan satu mikrobus Trans Jateng, mobil Mitsubishi L300, serta dua sepeda motor, masing-masing Honda Vario dan Yamaha Jupiter.
Salah satu warga setempat, Ghefa, mengatakan dirinya sempat terkejut saat kejadian berlangsung. “Rumah saya sampai bergetar. Saat saya ke lokasi, sudah ada dua orang dengan luka di kepala di pinggir jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, korban meninggal dunia ditemukan di bawah kolong kendaraan dalam kondisi mengenaskan.
Saksi lain menyebutkan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah Purworejo menuju Magelang melakukan pengereman mendadak karena ada hewan melintas di jalan.
Bus Trans Jateng yang berada tepat di belakang diduga berupaya menghindari tabrakan dengan mengambil jalur kanan. Namun, dari arah berlawanan muncul mobil L300 dan sepeda motor Yamaha Jupiter, sehingga tabrakan beruntun tidak dapat dihindari.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Purworejo Ipda Tukul Pujie Puriyono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, mikrobus sempat menabrak sepeda motor di depannya sebelum akhirnya kehilangan kendali.
“Micro bus kemudian oleng ke kanan dan bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” kata Pujie.
Akibat kejadian itu, satu pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter berinisial SH, warga Ngadiwongso, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, Magelang, meninggal dunia di lokasi. Sementara dua korban lainnya mengalami luka ringan.
Pujie mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan guna mengantisipasi situasi tak terduga di jalan.
“Utamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.













Tinggalkan Balasan